Mitos malam pertama

Fakta-fakta dan mitos malam pertama. Foto: askmen

Malam pertama adalah malam yang ditunggu-tunggu oleh banyak pria dan wanita yang telah resmi menikah setelah sekian lama berpacaran dan memadu kasih.

Malam itu adalah saat-saat sakral bagi pasangan muda suami istri. Beberapa orang bahkan menyebut bahagia di malam pertama adalah pertanda rumah tangga akan terus bahagia selamanya.

Bagi sebagian orang tentu saja itu hanyalah mitos tapi tidak sedikit yang mempercayai dan menganggapnya sebagai fakta. Di artikel seksualitas.net kali ini kita akan mengulas tuntas mengenai mitos dan fakta malam pertama.

Apa itu Malam Pertama?

Saat malam tiba di hari pertama pernikahan, umumnya pengantin baru akan merasa berdebar dengan situasi dimana mereka untuk pertama kalinya akan tidur bersama di atas ranjang. Dan situasi akan lebih mendebarkan pada mereka yang menikah tanpa melalui proses pacaran yang artinya di malam tersebut, mereka belum terlalu akrab satu sama lain.

Malam pertama adalah malam istimewa karena menjadi yang pertama dari malam-malam selanjutnya dimana kedua pasangan akan bersama-sama mengarungi kehidupan rumah tangga selama bertahun-tahun sampai maut memisahkan.

Pada umumnya saat malam tersebut tiba, orang selalu mengaitkannya dengan hubungan seks untuk pertama kalinya, yaitu saat dimana wanita akan melepas keperawanan untuk suaminya. Saat seperti itu orang kemudian membayangkan seks yang luar biasa.

Pada kenyataannya hampir semua pasangan suami istri tidak bercinta di malam yang pertama mereka. Mungkin karena kelelahan setelah seharian melayani tamu yang datang di pesta pernikahan atau mungkin karena canggung karena di rumah banyak keluarga yang bermalam sehingga merasa tidak nyaman untuk berhubungan.

Sementara itu bagi beberapa pasang lain malam pertamanya bukanlah sesuatu yang istimewa selain resminya mereka menjadi pasangan suami istri. Beberapa orang jaman sekarang banyak yang memilih seks pra nikah ketimbang melakukannya di malam pengantin.

Belum lagi begitu banyak mitos malam pertama yang mengganggu pikiran menyebabkan banyak pasangan pengantin baru yang menunda hubungan tersebut sampai di malam berikutnya.

Karena banyaknya informasi simpang siur berkaitan ritual malam pertama tersebut menyebabkan banyak sekali bermunculan mitos dan mistis yang tidak bisa di pertanggung jawabkan. Umumnya mitos malam pertama tersebut berkaitan dengan keperawanan istri, seks yang menyakitkan, darah perawan yang harus keluar, ejakulasi yang terlalu cepat, dan beberapa mitos yang berhubungan dengan alam ghaib.

Untuk itu melalui artikel seksualitas.net ini kita akan membongkar beberapa mitos dan fakta malam pertama.

Beberapa Mitos Malam Pertama di Indonesia

Mitos umumnya berkembang cepat di negara-negara yang penduduknya majemuk dan tingkat pendidikan masih rendah, salah satunya adalah di negara kita Indonesia. Banyak sekali mitos mengenai malam pertama di Indonesia dan umumnya setiap suku memiliki mitos yang meskipun ada kemiripan dengan suku lain tapi tetap unik. Contohnya di daerah Sulawesi Selatan pedalaman, di malam pertamanya jika istri tidak menangis keras sampai terdengar tetangga berarti dia bukan perempuan baik-baik.

Berikut ini beberapa mitos malam pertama di Indonesia yang perlu anda ketahui:

1. Mitos berdarah di malam pertama

Banyak suami yang menantikan darah perawan istri di malam pertamanya, jika tidak ditemukan darah langsung kecewa dan menuduh istri sudah tidak perawan lagi, kemudian mencurigai istri pernah berhubungan seks dengan pacar-pacar sebelumnya.

Faktanya, wanita tidak berdarah di malam pengantinnya bisa terjadi karena beberapa hal tertentu dan tidak selalu disebabkan karena sudah pernah berhubungan seks sebelumnya, meskipun memang seks penetratif adalah penyebab umum selaput dara sobek.

Penyebab wanita tidak berdarah di malam pertama ada beberapa hal, yaitu:

  1. Memang sudah tidak perawan lagi
  2. Istri masih perawan tapi selaput dara tebal dan kurang elastis sehingga tidak mudah sobek oleh penis
  3. Selaput dara sobek karena terjatuh atau kecelakaan dan bukan karena hubungan seks

Baca juga: 

Hanya ada satu cara untuk mengetahui apakah istri masih perawan atau tidak yakni dengan melakukan tindakan legal yang disebut visum et repertum, itu pun hasilnya masih sangat bisa diperdebatkan.

Satu-satunya cara mengetahui apakah istri anda telah pernah berhubungan seks dengan pria lain atau belum pernah adalah dengan menanyakannya. Kejujuran akan membuat masalah selaput dara tidak berdarah di malam pertama dapat diselesaikan.

Mitos malam pertama tidak berdarah adalah salah satu mitos yang paling banyak dipercayai tidak hanya oleh pria tapi juga wanita. Para wanita kerap dihantui perasaan takut dan was-was kalau-kalau alat vitalnya tidak mengeluarkan darah saat berhubungan intim pertama kali. Padahal hal ini justru membuat seks menjadi tidak menyenangkan lagi.

2. Mitos seks yang menyakitkan di malam pertama

Saat menjelang hari pernikahan banyak wanita yang menjadi tegang dan takut merasa kesakitan saat berhubungan seks untuk pertama kali di malam pertamanya. Informasi yang dibesar-besarkan membuat mereka menerima bulat-bulat mitos yang mengatakan sakit dan perih saat selaput dara sobek.

Faktanya adalah justru sikap tegang, tidak relaks dan berbagai perasaan tidak nyaman tersebut yang menyebabkan vagina tidak siap menerima penetrasi penis. Akibatnya jika penetrasi dipaksakan, vagina akan tetasa sakit dan bahkan lecet. Di sisi lain, saat berhubungan seks pertama kali, vagina biasanya masih sangat kencang dan butuh pelumasan yang banyak agar penetrasi penis berhasil.

Solusi jika anda mengalami hal ini di malam pengantin adalah dengan melakukan foreplay selama mungkin. Suami harus sabar menunggu istri dalam keadaan basah dan terangsang sebelum melakukan penetrasi. Setelah malam-malam berikutnya, rasa sakit umumnya tidak ada lagi karena vagina yang sifatnya elastis telah bisa menyesuaikan dengan ukuran penis suami.

3. Mitos malam pertama selalu cepat selesai

Umumnya pria saat masih pengantin baru belum memiliki pengalaman apapun tentang seks, yang diketahuinya hanya seputar memasukkan penis ke dalam vagina, goyang sedikit kemudian selesai.

Fakta memang berkata demikian, banyak pria mengalami ejakulasi dini di malam pertamanya. Ini kondisi normal dan tidak perlu dirisaukan apalagi merasa malu di depan istri.

Saat melakukan seks untuk pertama kali, gairah seks umumnya sangat tinggi menyebabkan respon seksual sangat cepat akibat rangsangan yang diterima, dampaknya ejakulasi selesai meskipun sangat cepat.

Malam pertama bukan penyebab ejakulasi dini meskipun selalu terjadi di malam pengantin pria. Seiring dengan berlalunya waktu, kemampuan pria menahan desakan ejakulasi akan berkembang dan mitos malam pertama tersebut dapat terpatahkan dengan sendirinya.

seks malam pertama

Ingin kuat di malam pertama

4. Mitos obat kuat

Obat kuat hanya digunakan jika benar-benar dibutuhkan, itupun atas rekomendasi dokter. Pria yang mengkonsumsi ramuan atau obat kuat di malam pertamanya adalah pertanda dia tidak siap melakukan hubungan seks.

Tidak ada keharusan anda kuat dan memuaskan istri saat memasuki malam pengantin. Anda dan istri anda tahu kalau pengalaman anda belum ada saat itu sehingga bisa dimaklumi jika anda cepat selesai.

5. Mitos selaput dara sobek di malam pengantin

Bagi banyak pria menembus selaput dara di malam pertama adalah target dan harus dilakukan. Hal ini karena banyak mitos ghaib yang menghubungkan selaput dara tersebut dengan sifat istri kelak saat berumah tangga. Jika berhasil menyobek selaput dara di malam pertama maka istri akan patuh dan mendengar kata-kata suami.

Padahal faktanya tidak mutlak selaput dara akan sobek di malam tersebut meskipun penetrasi berhasil dilakukan karena kekuatan selaput dara berbeda-beda pada setiap wanita, ada yang elastis dan ada pula yang tidak elastis. Beberapa orang bahkan menggambarkan betapa sulitnya menembus vagina istri saat pertama kali berhubungan. Banyak istri yang merasa perih dan sobek selaput daranya justru setelah beberapa hari melewati malam pengantinnya.

6. Mitos malam pertama pasti nikmat dan menyenangkan

Saat suami istri masuk kamar pengantin banyak yang menggambarkan mereka akan melakukan hubungan yang menyenangkan dan nikmat. Di satu sisi pihak pria berusaha menyembunyikan keluguannya akan seks dengan cara menyombongkan diri.

Padahal fakta yang terjadi adalah sebagian besar hubungan seks di malam pertama selalu gagal. Penyebabnya bisa saja karena penis yang tidak bisa menembus vagina istri karena istri terlalu tegang atau bisa juga karena suami yang terlalu cepat selesai.

7. Malam pertama sukses berarti malam berikutnya akan lebih sukses lagi

Bagi orang-orang yang masih kolot akan menggambarkan malam pertama sebagai penentu apakah malam-malam berikutnya akan sukses atau gagal. Dan karena itu mereka dengan bersusah payah agar mampu menjadi suami yang kuat di malam tersebut, tahan lama dan bisa membuat istri puas.

Walaupun kegagalan dan rasa sakit saat berhubungan pertama kali dimalam pengantin akan mempengaruhi kondisi kejiwaan istri di malam berikutnya, tetapi tidak ada hubungan kasualitas yang menyebut sukses di malam pertama akan membuat malam berikutnya lebih sukses.

8. Mitos istri harus menangis di malam pengantin

Masih banyak pria dan keluarga yang berusaha mendengar isak tangis pengantin wanita di malam pertamanya. Kabarnya isak tangis itu adalah pertanda dia berhasil mempersembahkan keperawanannya kepada suami. Jika tidak menangis dianggap tidak beradab karena menyukai yang dilakukan suami terhadapnya.

Tentu saja ini adalah mitos, faktanya rasa sakit yang muncul akibat selaput dara sobek tidak sesakit yang digambarkan orang-orang. Mungkin rasanya hanya sedikit lebih sakit dari digigit semut tapi tidak akan membuat wanita meraung atau menangis keras.

9. Mitos penis besar akan memuaskan istri

Banyak pria yang akan menikah tidak percaya diri dengan ukuran penisnya dan berusaha memperbesarnya. Ini dilakukan karena dia ingin disebut perkasa atau jantan oleh istri saat pertama kali berhubungan. Penis yang besar akan membuat mereka lebih percaya diri ketika berhubungan seks di malam pertama.

Faktanya, bukan ukuran penis yang besar yang akan memuaskan istri, melainkan tingkat kekerasan atau kualitas ereksinya. Karena itu ketimbang berusaha membesarkan penis dengan cara-cara tertentu yang tidak sehat lebih baik para pria menjaga kesehatan agar kualitas ereksi tetap terjaga saat bercinta pertama kali.

Ada banyak sekali mitos seks malam pertama yang berkembang di masyarakat, semua mitos tersebut tidak boleh dipercaya begitu saja terutama jika dapat mengganggu keharmonisan rumah tangga. Bentengi diri dengan ilmu dan iman agar terhindar dari mitos-mitos yang tidak berguna.

Demikian beberapa mitos malam pertama yang paling umum terjadi di Indonesia. Masih banyak mitos sejenis yang tumbuh berkembang di masyarakat akibat kurangnya informasi yang benar.

loading...