Ciri-ciri orang hamil anggur

Ciri-ciri orang hamil anggur

Salah satu risiko kehamilan yang cukup berbahaya untuk kesehatan perempuan adalah hamil anggur. Sebenarnya apa yang dimaksud dengan hamil anggur itu? Apa saja ciri-ciri orang hamil anggur dan bagaimana pula dunia medis menjelaskan hal tersebut?

Kehamilan adalah fase penting bagi kehidupan seorang perempuan. Ya, memiliki buah hati adalah dambaan setiap pasangan suami istri. Namun demikian, risiko dalam kehamilan dan saat melahirkan juga cukup besar, sehingga setiap calon ibu harus mempersiapkan dan mencegah segala kemungkinan buruk yang mungkin terjadi.

Menurut para ahli ginekologi, kehamilan tidak normal yang kerap disebut mirip ‘anggur’ sebenarnya merupakan pembuahan yang gagal. Jadi, tidak ada janin di dalam rahim sang ibu melainkan hanya berisi gelembung berisi cairan. Gelembung yang jumlahnya banyak itu membentuk kista dan terlihat seperti anggur berwarna putih.

Karena berbentuk seperti anggur maka kehamilan ini disebut juga hamil anggur. Kelainan kehamilan ini terjadi saat proses perkembangan sel telur setelah dibuahi sperma. Meski kehamilan ini jarang terjadi, tetapi calon ibu perlu waspada.

Apabila telanjur terjadi harus segera ditangani karena khawatir terjadi komplikasi yang membahayakan nyawa. Contohnya seperti penyakit yang dinamakan trofoblastik gestasional. Jika calon ibu mengalami komplikasi dari kehamilan anggur ini, maka harus dilakukan operasi atau kemoterapi.

Ciri-Ciri Orang Hamil Anggur yang Perlu Diketahui

Lalu, apa saja ciri-ciri hamil anggur itu? Berikut ini beberapa ciri umum yang bisa diketahui:

  1. Saat usia kandungan memasuki trimester pertama, bisa terjadi perdarahan dari vagina. Jika ini sering terjadi, sebaiknya Anda periksakan kandungan anda ke dokter kandungan. Dapat pula terjadi pendarahan internal yang berindikasi dari perut melilit secara tiba-tiba.
  2. Sering mengalami mual dan muntah yang lebih parah dibandingkan perempuan yang hamil normal, tidak kuat mencium bau-bauan atau sensitif pada bau. Istilah umumnya terjadi morning sickness yang fatal.
  3. Jika ciri kedua terjadi maka dapat memicu ciri berikut yaitu tekanan darah meningkat dan sering buang air kecil. Hal ini disebabkan karena protein di urine bertambah banyak. Kondisi ini disebut preeklamsia. Kondisi ini biasanya terjadi pada saat usia kehamilan lebih dari 20 minggu.
  4. Ciri selanjutnya adalah kadar tiroid meningkat sehingga menyebabkan nyeri pada payudara dan tulang panggul, rambut rontok, tidak nafsu makan, dan kulit bermasalah (terlihat seperti bersisik).
  5. Rahim membesar, padahal tidak sesuai dengan usia kandungan yang sebenarnya. Kondisi tersebut dapat terlihat pada perut yang bengkak atau kembung. Namun, jika dihitung usia kandungannya masih di periode awal.
  6. Anemia, saat di mana kondisi ibu menjadi mudah lelah, terlihat lesu, suhu tubuh sering berubah-ubah (kadang demam), dan merasa malas mengerjakan aktivitas sehari-hari. Hal ini dipicu oleh tekanan pembentukan sel bernama trobofos, yang sangat cepat dalam rahim.
  7. Ketika melakukan USG, dokter kandungan melihat ada kista ovarium pada hasil ultrasonografi calon ibu. Namun tentu saja ciri ini membutuhkan kunjungan lebih lanjut ke dokter atau bidan.
  8. Ciri yang paling mudah dikenali adalah keluarnya kista berbentuk anggur dari vagina.

Jika Anda mengalami ciri-ciri di atas, sebaiknya segera periksa kehamilan pada ahli kebidanan dan kandungan. Hamil anggur yang terlambat ditangani dapat menimbulkan komplikasi yang berbahaya.

Lalu, apakah hamil anggur bisa dicegah? Menurut para ahli, kehamilan ini tidak bisa 100% dicegah. Tetapi ada kondisi yang perlu diperhatikan agar tidak terjadi, di antaranya:

  • Mengusahakan untuk hamil di bawah usia 40 tahun
  • Menjaga kondisi kesehatan calon ibu sebelum dan saat hamil—termasuk pemeriksaan rutin untuk mengetahui kesiapan organ reproduksinya
  • Mengamati riwayat kehamilan anggur di keluarga, atau jika pernah mengalaminya konsultasikan hal ini pada dokter atau bidan.

Demikian sedikit informasi mengenai ciri-ciri hamil Anggur dan bagaimana mencegahnya sejak dini. Semoga bermanfaat.

***
Bagaimana Anda dapat bertahan 30-60 menit lebih lama di Ranjang dan secara Permanen Menyembuhkan Ejakulasi Dini. Ingin tahu caranya? Klik disini!

loading...