Ada pemandangan tak biasa pada hari Sabtu 25 Mei kemarin di sebuah stasiun Kereta Api bawah tanah di Turki. Puluhan orang anak muda secara serentak berangkulan dan mulai berciuman di depan umum. Aksi ciuman massal tersebut sontak menjadi tontonan orang dan mendapat tepukan tangan dari orang-orang yang lewat.

Kejadian tersebut terjadi di Stasiun Kereta Api Kurtulus di Ankara, Ibukota negara Turki. Aksi tersebut merupakan sebuah protes yang mereka lakukan terhadap adanya larangan berciuman di depan umum yang dikeluarkan oleh pejabat kereta api bawah tanah Kurtulus. Otoritas stasiun mengeluarkan larangan tersebut setelah melihat banyaknya orang yang berciuman di depan umum.

ciuman massal Turki

Ciuman massal untuk menolak larangan berciuman oleh otoritas stasiun.

Menurut pihak stasiun, larangan tersebut adalah seruan dan himbauan moral setelah mereka mendapati banyak orang yang tertangkap kamera CCTV sedang berciuman dikawasan stasiun. Media Turki menyebut awal pekan lalu para pejabat stasiun kereta bawah tanah Ankara mulai membuat larangan tersebut dan meminta para penumpang agar berperilaku sesuai aturan-aturan moral yang berlaku di Turki.

Bukannya takut, beberapa orang lantas melakukan konsolidasi dan mengundang orang-orang  lain untuk melawan seruan tersebut. Pada Sabtu, 25 mei, akhirnya berkumpul sekitar 200 orang dan mereka bersama-sama menggelar demonstrasi menolak larangan tersebut. Para pengunjuk rasa yang awalnya bermaksud bertemu di dalam stasiun akhirnya hanya bisa melakukan aksinya di luar stasiun setelah barisan polisi menghalau mereka keluar.

Akhirnya sekitar 200 orang yang pada umumnya anak muda secara berpasang-pasangan mulai melakukan aksi ciuman massal selama beberapa menit di kawasan stasiun Kurtulus Ankara. Demonstran juga membawa spanduk bertuliskan “Free Kisses” dan bernyanyi-nyanyi.

Tidak lama setelah aksi ciuman massal tersebut, sebuah kelompok lain yang disinyalir berasal dari kelompok Islam yang beranggotakan 20 orang melakukan aksi tandingan di tempat yang sama. Demonstran tandingan tersebut terus meneriakkan slogan-slogan religius selama aksinya.

Untuk menghindari terjadinya bentrok, polisi memblokade area tersebut dan menutup sementara akses ke lokasi. Kantor berita Dogan menyebutkan beberapa peserta cium massal tersebut mendapat serangan setelah aksi mereka selesai. Berikut ini beberapa foto aksi ciuman massal tersebut yang dikutip dari Huffingtonpost.

Turki ciuman

Berciuman di stasiun Kurtulus

ciuman massal di Turki

Aksi ciuman massal di Turki

Ciuman massal di Turki

Demonstrasi menolak larangan berciuman di stasiun kereta.

Demonstran tandingan

Demonstran tandingan menolak ciuman massal.

Seperti diketahui, Pemerintah Turki saat ini dikuasai oleh partai Islam yang berhasil memenangkan pemilihan umum di negara tersebut. Tindakan otoritas stasiun bawah tanah tersebut oleh partai oposisi yang sekuler dianggap sebagai bagian dari rencana Pemerintah untuk melakukan Islamisasi di Turki.

Jika di Indonesia ada tradisi omed-omedan alias ciuman massal di Bali yang dirayakan setiap tahun, maka ciuman massal di Turki adalah bentuk demonstrasi melawan pemerintah. Seperti Indonesia, Turki adalah sebuah negara republik sekuler dengan penduduk mayoritas beragama Islam.

Foto ciuman massal: Huffingtonpost

***
Bagaimana anda dapat bertahan 30-60 menit lebih lama di ranjang dan secara Permanen Menyembuhkan Ejakulasi Dini.. Klik disini!
loading...