Setiap pria pasti pernah mengalami gangguan ereksi, minimal sekali dalam hidup mereka. Sebagian besar kasus gangguan ereksi tersebut akan hilang dengan sendirinya setelah kondisi tubuh normal kembali. Jika gangguan ereksi tersebut terjadi terus menerus selama 3 bulan, maka itu adalah pertanda ada kondisi tidak normal yang sedang terjadi di dalam tubuh dan disebut disfungsi ereksi. Setiap penderita disfungsi ereksi perlu segera memeriksakan kesehatannya ke dokter untuk mencari tahu penyebabnya.

Mengukur disfungsi ereksi menggunakan Indeks IIEF

Mengukur disfungsi ereksi menggunakan Indeks IIEF-5

Kapankah seorang pria dianggap menderita disfungsi ereksi adalah pertanyaan yang sulit dijawab mengingat disfungsi ereksi adalah gangguan kesehatan yang kompleks dan melibatkan kondisi fisik dan psikis atau bahkan kombinasi dari keduanya. Dan karena itu perlu standar khusus untuk menentukan tingkatan berat ringannya disfungsi ereksi yang diderita.

Terdapat beberapa metode untuk memeriksa tingkat ereksi, mulai dari cara yang sederhana sampai dengan pemeriksaan darah dan tes laboratorium yang menggunakan alat canggih. Cara paling sederhana dan umum dilakukan para dokter adalah dengan memberi sejumlah pertanyaan  atau kuis kepada penderita.

Cara ini disebut IIEF (International Index Of Erectile Function) atau biasa disingkat Index IIEF. Metode kuis ini diciptakan oleh sebuah komite untuk mengukur tingkat ereksi penderita disfungsi ereksi. Indeks ini terdiri atas 15 pertanyaan yang wajib dijawab dengan jujur oleh penderita. Dari 15 pertanyaan tersebut, kemudian akan diambil lima pertanyaan yang dianggap cukup mewakili semua pertanyaan, sehingga index ini disebut IIEF-5.

Tujuan dari IIEF 5 adalah mengetahui kondisi ereksi penderita, apakah tergolong disfungsi ereksi berat, sedang atau ringan. Parameter ini hanya mengukur performa seks sehingga tidak dapat digunakan untuk mengetahui faktor penyebab atau pencetus gangguan ereksi. Dengan menjawab pertanyaan-pertanyaan di IIEF-5, setiap pria dapat mengetahui kualitas ereksinya sendiri, dan bersama dokter yang menangani dapat memulai tindakan medis berikutnya.

Jika anda tertarik mengukur kekuatan ereksi sendiri, anda bisa mencoba menjawab pertanyaan IIEF-5 berikut ini. Di bagian bawah halaman anda akan dituntun cara mendapatkan hasil dari kuis ini.

Selama 6 bulan terakhir:

1. Bagaimana derajat keyakinan Anda bahwa Anda dapat ereksi serta terus bertahan untuk melakukan hubungan seksual?

  1. Sangat rendah
  2. Rendah
  3. Cukup
  4. Tinggi
  5. Sangat tinggi

2. Pada saat Anda ereksi setelah mengalami perangsangan seksual, seberapa sering penis Anda cukup keras untuk dapat masuk ke dalam vagina pasangan?

  1. Tidak pernah atau hampir tidak pernah
  2. Sesekali (kurang dari 50%)
  3. Kadang-kadang (sekitar 50%)
  4. Sering (lebih dari 50%)
  5. Selalu atau hampir selalu

3. Setelah penis masuk ke dalam vagina pasangan Anda, seberapa sering Anda mampu mempertahankan penis tetap keras?

  1. Tidak pernah atau hampir tidak pernah
  2. Sesekali (kurang dari 50%)
  3. Kadang-kadang (sekitar 50%)
  4. Sering (lebih dari 50%)
  5. Selalu atau hampir selalu

4. Ketika melakukan hubungan seksual, seberapa sulitkah mempertahankan ereksi sampai ejakulasi?

  1. Sangat sulit sekali
  2. Sangat sulit
  3. Sulit
  4. Sedikit sulit
  5. Tidak sulit

5. Ketika Anda melakukan hubungan seksual seberapa sering Anda merasa puas?

  1. Tidak pernah atau hampir tidak pernah
  2. Sesekali (kurang dari 50%)
  3. Kadang-kadang (sekitar 50%)
  4. Sering (lebih dari 50%)
  5. Selalu atau hampir selalu

Jawablah pertanyaan di atas sesuai dengan kondisi yang anda alami. Jumlahkan jawaban anda pada setiap pertanyaan. Maksimal nilai adalah 25, semakin tinggi nilai anda berarti kondisi ereksi anda semakin baik. Angka 20-25 menunjukkan tingkat ereksi anda normal, dan angka di bawah 10 berarti telah terjadi disfungsi ereksi berat atau sedang.

Perlu diperhatikan bahwa jawaban yang anda beri adalah penilaian anda sendiri terhadap kemampuan ereksi anda setidaknya selama 6 bulan terakhir ini. Jika mendapat nilai yang buruk jangan langsung memvonis diri sendiri, tetapi segeralah ke dokter untuk konsultasi dan pemeriksaan yang lebih teliti.

Dokter yang menangani setelah mengetahui hasil IIEF-5 anda akan membuat rencana tindakan. Dokter akan menanyakan sejarah kesehatan dan seksual anda, beberapa pertanyaan tambahan kemungkinan juga akan diajukan oleh dokter, kemudian akan dilakukan pemeriksaan laboratorium dan berbagai tes untuk mengetahui penyebabnya.

Langkah terakhir adalah tindakan pengobatan, jika penyebabnya adalah faktor psikis maka konseling biasanya sudah cukup menyembuhkan disfungsi ereksi, tetapi jika penyebabnya adalah karena faktor fisik maka pengobatan disfungsi ereksi yang diberikan tergantung dari berat ringannya gangguan yang dialami.

***
Bagaimana anda dapat bertahan 30-60 menit lebih lama di ranjang dan secara Permanen Menyembuhkan Ejakulasi Dini.. Klik disini!
loading...