Pengobatan disfungsi ereksi memiliki efek samping

Pengobatan disfungsi ereksi memiliki efek samping

Disfungsi ereksi adalah masalah seksual yang umumnya tidak menyebabkan masalah kesehatan fisik lainnya. Sayangnya, metode pengobatan disfungsi ereksi yang dipilih dapat menyebabkan timbulnya gangguan kesehatan yang lebih parah.

Disfungsi ereksi bisa juga berarti adanya masalah kesehatan yang perlu diatasi seperti diabetes dan hipertensi. Tidak mengobati gangguan tersebut dapat menimbulkan risiko yang lebih besar pada kesehatan anda.

Oleh karena besarnya faktor risiko maka penderita disfungsi ereksi perlu mendiskusikan gangguan yang dialaminya ke dokter.

Meski tidak menyebabkan gangguan kesehatan secara fisik, disfungsi ereksi dapat menyebabkan masalah psikis dan relationship, seperti:

  • Tidak puas terhadap kehidupan seks
  • Pasangan jadi sulit hamil
  • Cekcok dengan pasangan

Hal ini juga dapat menyebabkan masalah psikologis, seperti:

  • Kegelisahan
  • Depresi
  • Penurunan harga diri
  • Stress

Komplikasi dari Pengobatan Disfungsi Ereksi

Disfungsi ereksi tidak menyebabkan komplikasi secara fisik. Tetapi metode pengobatan disfungsi ereksi yang dipilih mungkin saja memiliki efek samping atau komplikasi yang berbahaya bagi kesehatan.

Untungnya, saat ini ada banyak metode perawatan yang tersedia. Bicaralah dengan dokter Anda tentang pilihan pengobatan yang tersedia tersebut dan apa saja efek samping yang bisa terjadi.

Efek Samping Obat Disfungsi Ereksi

Obat impotensi dapat menyebabkan efek samping atau membahayakan kesehatan. Oleh karena itu lebih baik bertanya terlebih dahulu ke dokter sebelum mengonsumsi obat impotensi yang diresepkan.

Salah satu jenis obat disfungsi ereksi adalah viagra atau yang dikenal dengan istilah Phosphodiesterase (PDE) inhibitor. Viagra mengobati disfungsi ereksi dengan meningkatkan efek zat kimia yang dihasilkan tubuh yang disebut nitric oxide.

Nitric oxide bekerja dengan cara melemaskan otot-otot di penis dan memperlancar aliran darah. Sayangnya viagra dapat menyebabkan komplikasi atau bahkan mengancam jiwa jika dikombinasikan dengan obat lain yang sedang dikonsumsi penderita.

Viagra tidak boleh digunakan oleh penderita yang sedang menjalani pengobatan nitrat seperti seperti nitrogliserin, yang sering diresepkan untuk mengobati angina (nyeri dada).

Viagra juga harus digunakan secara hati-hati oleh orang-orang yang sedang menggunakan obat pengencer darah atau alpha blocker. Alpha blocker biasanya digunakan untuk mengobati penyakit tekanan darah tinggi atau pembesaran prostat.

Baca juga: Waspada, Obat Hipertensi Sebabkan Disfungsi Ereksi

Interaksi antara viagra dan obat-obatan ini dapat menyebabkan penurunan tekanan darah dan juga dapat menyebabkan:

  • Hidung tersumbat
  • Sakit kepala
  • Penglihatan dan pendengaran masalah
  • Sakit perut

Jika Anda mengalami kondisi tersebut di atas setelah mengonsumsi viagra segera beritahu dokter Anda.

Efek Samping dari Suntikan

Salah satu jenis pengobatan lain disfungsi ereksi adalah dengan suntikan langsung ke penis. Suntikan ini dapat merangsang pria mengalami ereksi yang keras.

Sayangnya metode ini juga memiliki efek samping, seperti:

  • Priapism (penis ereksi terus menerus lebih dari 4 jam)
  • Jaringan parut
  • Perdarahan
  • Rasa sakit

Jika Anda mengalami penis ereksi yang berlangsung lebih dari empat jam, segera ke dokter sebab ereksi yang berkepanjangan dapat menyebabkan kerusakan permanen pada penis.

Efek Samping dari Operasi Penis Untuk Menyembuhkan Disfungsi Ereksi

Dokter biasanya merekomendasikan pasien menjalani pembedahan jika metode obat dan suntik tidak bekerja maksimal.

Tujuan dari operasi adalah untuk menempatkan karet atau batang semi kaku ke dalam penis (implan). Operasi juga kadang dilakukan untuk mengatasi kebocoran pembuluh darah dalam penis.

Pembedahan pada penis memiliki faktor risiko yang sama besar dengan pengobatan disfungsi ereksi yang lain, yaitu:

  • Infeksi
  • Perdarahan
  • Reaksi terhadap anestesi atau obat lainnya

Ada banyak metode pengobatan untuk menyembuhkan disfungsi ereksi tetapi tidak semua perawatan tersebut bekerja sama baiknya pada semua orang.

Oleh karena itu kebih baik untuk selalu berkonsultasi dengan dokter tentang metode pengobatan disfungsi ereksi yang dipilih dan efek samping yang munkin saja muncul.

***
Bagaimana anda dapat bertahan 30-60 menit lebih lama di ranjang dan secara Permanen Menyembuhkan Ejakulasi Dini.. Klik disini!
loading...