Manfaat pelukan bagi kesehatan

Manfaat pelukan bagi kesehatan

Di artikel terdahulu kita sudah membahas beberapa manfaat ciuman bagi kesehatan yang ternyata luar biasa banyak. Pada artikel sehatki.com kali ini kita akan membahas manfaat pelukan dengan pacar, kekasih, dan orang tua.

Siapa sih yang tidak suka dipeluk? Setiap orang, termasuk Anda, pasti dengan senang hati menerima pelukan dari orang terkasih. Apalagi bila yang memeluk adalah pasangan Anda, rasanya ikatan emosional bertambah erat dan rasa cinta semakin berlipat.

Namun, ternyata pelukan tidak hanya bermanfaat untuk mengekspresikan rasa sayang kepada pasangan, tetapi juga bermanfaat untuk kesehatan.

Penasaran? Berikut ini 5 manfaat pelukan untuk kesehatan Anda dan pasangan.

  1. Kekebalan Tubuh Meningkat

Manfaat pelukan bagi kesehatan terlihat sangat jelas dari penelitian yang dilakukan di Universitas Carnegie Mellom.

Sheldon Cohen, seorang psikolog yang bertanggung jawab terhadap penelitian tersebut melakukan tes terhadap 400 orang dewasa yang terjangkit virus flu biasa. Psikolog tersebut kemudian memantau kehidupan sehari-hari dari para responden penelitian.

Sama seperti manusia pada umumnya, semua responden tersebut mengalami konflik saat menjalani rutinitasnya. Konflik yang tidak terselesaikan menyebabkan mereka mengalami stres.

Kondisi psikologis yang tertekan tersebut mengakibatkan kekebalan tubuh mereka melemah dan ternyata penyakit flu yang mereka idap semakin parah.

Namun uniknya, para responden yang mendapatkan dukungan sosial dari orang-orang terdekatnya, menunjukkan gejala flu yang semakin membaik.

Dukungan sosial tersebut diberikan dengan berbagai cara, seperti kata-kata motivasi, perhatian, dan termasuk pula pelukan. Dengan demikian, pengaruh pelukan terhadap peningkatan kekebalan tubuh sudah jelas terbukti.

  1. Manfaat Pelukan Menstabilkan Tekanan Darah dan Menyehatkan Jantung

Anda dan pasangan bermasalah dengan kesehatan jantung dan tekanan darah yang tinggi? Jika ya, kini saatnya Anda berdua harus rajin berpelukan, karena ternyata pelukan yang dilakukan secara rutin dapat menstabilkan tekanan darah bahkan mengurangi risiko penyakit jantung.

Wow, bagaimana bisa? Para ilmuwan dari Universitas North Carolina telah melakukan penelitian untuk melihat pengaruh antara pelukan dan tekanan darah manusia.

Hasilnya, jumlah hormon oksitosin dalam darah bertambah setiap responden menerima pelukan dari orang terdekatnya, baik itu pasangan atau pacar, orang tua, atau teman terdekat.

Produksi hormon oksitosin yang biasa disebut juga dengan hormon cinta ini menyebabkan tubuh menjadi relaks, sehingga tekanan darah menjadi lebih stabil.

Tekanan darah yang normal akan meringankan kinerja otot jantung Anda. Dampaknya, potensi terserang penyakit jantung akan berkurang.

Hal tersebut didukung oleh hasil penelitian yang dilakukan oleh Brian Baker, seorang psikiatri dari Universitas Toronto. Beliau meneliti pengaruh kadar keharmonisan pasangan dalam pernikahan terhadap kesehatan jantung pria.

Ternyata, pria yang hidup dalam pernikahan yang harmonis memiliki jantung yang lebih sehat dibandingkan pria yang pernikahannya dipenuhi konflik.

Lebih lanjut, peneliti tersebut juga memperhatikan perilaku para pria yang memiliki kehidupan pernikahan bahagia. Faktanya, pria-pria tersebut rutin memeluk pasangan mereka.

Jadi, pengaruh pelukan terhadap kesehatan jantung bukanlah mitos belaka.

  1. Menjaga Kesehatan Psikologis

Selain bermanfaat bagi kesehatan fisik, pelukan juga sangat berguna untuk menjaga kesehatan psikologis Anda dan pasangan.

Seperti yang telah dijelaskan di atas, hormon oksitosin dalam darah akan meningkat saat seseorang menerima pelukan. Hal tersebut akan membuat perasaan Anda menjadi lebih tenang.

Cobalah untuk berpelukan dengan pasangan, saat Anda merasa gugup, takut, dan tidak percaya diri. Lakukan pula kala Anda mengalami masalah yang menyebabkan depresi.

Ketika Anda berpelukan pada momen-momen tersebut, seketika perasaan Anda akan menjadi lebih baik dari sebelumnya. Dengan kata lain manfaat pelukan terhadap kesehatan psikis juga sangat besar.

  1. Bertindak sebagai pereda stres alami

Sebuah penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal Psychological Science mengklaim bahwa dipeluk oleh orang yang dipercaya dapat bertindak sebagai cara efektif untuk menyampaikan dukungan.

Selain itu, pelukan dari orang dekat juga merupakan cara efektif untuk mengurangi efek merusak dari stres. Jadi pada saat Anda melihat orang yang Anda cintai stres, peluklah mereka!

  1. Meningkatkan Kesehatan Otak dan Memori

Hormon oksitosin yang dilepas ke dalam aliran darah saat dipeluk teman dekat atau orang yang dicintai akan meningkatkan memori bersama dengan menurunnya ketegangan.

Selain itu, pelukan juga akan merangsang sistem saraf parasimpatis menjadi aktif sehingga membantu tubuh menjadi lebih tenang dan stabil.

Anda Berpelukan Berapa Kali Sehari?

Terapi memeluk saat ini telah digunakan sebagai salah satu cara yang ampuh untuk penyembuhan penyakit. Seperti dijelaskan di atas, penelitian menunjukkan bahwa memeluk (dan juga tertawa) sangat efektif dalam penyembuhan penyakit, kesepian, depresi, kecemasan dan stres.

Virginia Satir, seorang terapis terkenal di Amerika menyebut paling sedikit kita membutuhkan empat kali pelukan untuk bertahan hidup, delapan kali pelukan untuk kesehatan dan 12 kali untuk pertumbuhan (pada anak-anak).

Nah, itu tadi 3 manfaat pelukan untuk kesehatan Anda dan pasangan. Ternyata, hal yang kita kira sepele turut berkontribusi bagi kesehatan, ya. Namun, tentu saja ada syarat agar pelukan tersebut benar-benar berdampak positif bagi tubuh.

Pertama, pastikan Anda dan pasangan berpelukan dengan tulus. Pelukan yang dipaksakan malah akan memberi efek sebaliknya bagi Anda berdua.

Kedua, peluklah pasangan setidaknya 8 kali sehari selama minimal 3 detik.

Jadi, sudahkah Anda memeluk pasangan hari ini?

***
Bagaimana Anda dapat bertahan 30-60 menit lebih lama di Ranjang dan secara Permanen Menyembuhkan Ejakulasi Dini. Ingin tahu caranya? Klik disini!

loading...