Wanita stres karena suami ejakulasi dini

Wanita stres karena suami ejakulasi dini

Ejakulasi dini atau sering juga disebut ejakulasi prematur adalah salah satu gangguan seksual yang kerap dialami kaum pria. Gejala ejakulasi dini yang paling umum adalah keluarnya air mani (semen) dan sperma yang terlalu cepat saat berhubungan.

Tentu saja masalah ini akan sangat mengganggu, apalagi jika ejakulasi dini yang diderita telah terjadi cukup lama. Tetapi dibandingkan pria, tahukah anda kalau istri adalah pihak yang paling menderita jika suami menderita ejakulasi dini?

Sebuah penelitian membuktikan hal tersebut. Sebanyak 1500 wanita yang berasal dari berbagai negara yakni Meksiko, Korea dan Italia disurvei dan didapatkan hasil bahwa suami yang mengalami ejakulasi dini akan menyebabkan istri mengalami stres.

Sebanyak 40% dari wanita yang disurvei tersebut mengaku pentingnya durasi seks yang cukup lama saat berhubungan intim. Menurut mereka para suami yang terlalu cepat selesai membuat mereka frustrasi.

Salah satu poin yang menarik yang juga perlu diperhatikan adalah penyebab para istri merasa frustrasi akibat suami mengalami ejakulasi dini adalah karena suami-suami mereka terlalu fokus mempertahankan ereksi mereka agar tetap keras dan melupakan sang istri. Para istri ini merasa tidak diperhatikan dan membuat gairah mereka menurun.

Baca juga:

Orientasi seksual pria dan wanita memang memiliki sedikit perbedaan. Pria pada umumnya berorientasi pada orgasme dan ejakulasi, sehingga segala usaha yang dilakukannya selalu bertujuan untuk meraih kepuasan yang maksimal.

Sementara wanita tidak memandang seks sebagai kegiatan penetrasi saja, bahkan bagi beberapa wanita, kepuasan seksual tetap bisa diraih meski tanpa melakukan hubungan seks. Bagi mereka, keintiman yang timbul selama berhubungan lebih penting daripada seks itu sendiri.

Inilah yang menyebabkan banyak wanita kecewa dengan suami yang tidak bisa bertahan lebih lama saat berhubungan intim. Mayoritas wanita yang disurvei mengaku setuju bahwa kepuasan seks bisa diraih dengan ciuman, pelukan dan dengan sentuhan saja.

Jika para suami mengalami ejakulasi dini dan terlalu fokus pada usaha mendapatkan orgasme maka kebutuhan wanita akan sentuhan tersebut menjadi terabaikan. Dan sebagai dampaknya para istri akan mengalami stres dan pada akkhirnya tidak bisa lagi merasakan nikmatnya bercinta.

Tips memuaskan istri jika suami mengalami ejakulasi dini

Tips memuaskan istri jika suami mengalami ejakulasi dini

Bagaimana Memuaskan Istri Jika Mengalami Ejakulasi Dini

Penting bagi para pria untuk mengetahui bahwa wanita atau istri juga memiliki kebutuhan terhadap seks. Menderita ejakulasi dini tentu akan membuat istri kecewa, dan oleh karena itu langkah-langkah mengantisipasinya perlu dilakukan.

Berikut ini beberapa tips bagi pria penderita ejakulasi bagaimana memuaskan istri:

1. Mencari pengobatan

Saat ini pengobatan gangguan ejakulasi ini sudah banyak dan mudah ditemukan. Selain bisa menggunakan obat-obat resep dokter, penderita juga bisa mengobati ejakulasi dini menggunakan ramuan tradisional.

Yang perlu diperhatikan adalah jangan sekali-sekali mengkonsumsi obat kuat yang banyak dijual di internet terutama jika obat tersebut belum terdaftar di BPOM. Selain berbahaya kebanyakan obat tersebut tidak bermanfaat alias tidak bisa mengobati masalah ejakulasi yang diderita.

2. Lakukan foreplay

Ingat, bagi wanita seks tidak melulu penetrasi. Karena itu lakukan foreplay lebih lama dan intens sebelum bercinta. Foreplay atau pemanasan akan membuat istri cepat terangsang sehingga mudah mengalami orgasme.

Peluk, cium dan lakukan oral seks jika perlu untuk merangsang istri. Lakukan penetrasi hanya setelah istri berada diambang orgasme. Dengan cara ini maka meskipun anda mengalami ejakulasi dini tetapi kewajiban anda memuaskan istri dapat dijalankan.

3. Ubah fokus seks

Menurut Andrea Burri, seorang psikolog dari Universitas Zurich. Saat seorang pria mengalami ejakulasi dini yang berkepanjangan maka orientasi seksnya akan berubah. Setiap melakukan hubungan seks penderita selalu berfokus pada waktu, bukan pada kepuasan.

Merasa diri tidak bisa bertahan lama, penderita selalu berusaha dengan sekuat tenaga mempertahankan agar ejakulasi tidak terjadi terlalu cepat. Dan dalam situasi tersebut, penderita hanya fokus pada dirinya dan melupakan istrinya sebagai parner seks.

Inilah yang membuat kebanyakan wanita merasa tidak puas dan akhirnya stres jika memiliki suami menderita ejakulasi yang terlalu cepat. Para suami seharusnya lebih fokus pada keintiman yang muncul saat berhubungan. Wanita bisa mengalami orgasme dan terpuaskan meski tanpa penetrasi yang lama.

Mengalami ejakulasi yang terlalu cepat memang akan sangat mengganggu keharmonisan rumah tangga. Dalam beberapa kasus ejakulasi dini bahkan dapat menjadi penyebab perceraian. Segera lakukan tindakan untuk mengatasi masalah seksual tersebut agar terhindari dari hal-hal yang tidak diinginkan.

***
Bagaimana anda dapat bertahan 30-60 menit lebih lama di ranjang dan secara Permanen Menyembuhkan Ejakulasi Dini.. Klik disini!
loading...