Telat haid tidak hamilBanyak orang yang berpikir bahwa keterlambatan masa haid adalah tanda kehamilan pasti. Padahal, faktor-faktor penyebab terlambat haid cukup banyak. Jika Anda telat haid tapi tidak hamil atau hasil testpack negatif maka ada kemungkinan anda sedang mengalami masalah fisik atau psikis yang mempengaruhi hormon reproduksi anda.

Tidak semua kejadian telat haid berarti hamil, meskipun memang ciri wanita hamil yang paling umum adalah haid yang terlambat datang. Ada banyak faktor, baik itu fisik maupun psikis yang mempengaruhi periode menstruasi seorang wanita.

Jika anda seorang wanita yang mengalami telat haid tapi tidak hamil, baca dengan teliti delapan penyebab menstruasi tidak lancar di bawah ini.

  1. Tingginya Tingkat Stres

Saat Anda merasa stres, produksi hormon kortisol akan meningkat sering dengan peningkatan aliran darah menuju paru-paru dan otot. Alhasil, sistem pencernaan dan reproduksi menjadi tidak stabil. Saat sistem reproduksi terganggu seperti ini, proses haid pun akan terhambat.

  1. Berat Badan Turun Drastis

Efek langsung dari turunnya berat badan yang sangat drastis adalah penurunan hormon estrogen sebagai pembentuk lapisan rahim. Saat estrogen menurun, siklus haid pun menjadi terhambat. Dalam banyak kasus, wanita yang terlalu gemuk kadang sulit hamil akibat siklus haid yang tidak lancar.

Maka sangat disarankan agar Anda tetap menjaga berat badan ideal, demi menghindari terganggunya siklus haid dan menjaga kesehatan rahim.

  1. Sedang Menyusui

Hal ini cukup wajar terjadi pada ibu yang sedang dalam masa menyusui. Pasalnya, prolaktin yang merupakan hormon penting dalam masa menyusui, cukup kuat menekan ovulasi.

Sikluas menstruasi akan kembali berjalan normal pada enam hingga delapan minggu setelah masa menyusui. Namun ketika telah melewati tiga bulan masa menyusui dan menstruasi tidak kunjung datang, segera periksakan ke dokter.

  1. Mengonsumsi Pil Kontrasepsi

Saat Anda mengonsumsi pil kontrasepsi seperti pil KB, corticosteroids, antidepressan, dan jenis pil kontrasepsi lainnya, maka siklus haid pun akan terpengaruh. Pasalnya, pil kontrasepsi berfungsi sebagai pencegah terjadinya proses ovulasi. Ini berarti, pencegahan juga terjadi pada siklus haid.

Jika Anda memiliki rencana untuk hamil atau ingin siklus haid kembali berjalan normal, maka hentikan penggunaan pil kontrasepsi selama satu bulan atau lebih. Lebih baik lagi jika Anda melakukan konsultasi dengan dokter agar mendapat solusi terbaik.

  1. Prematur Menopause

Prematur menopause atau biasa disebut juga dengan istilah premature ovarian failure yang merupakan akhir dari bekerjanya sistem reproduksi, merupakan salah satu penyebab wanita telat haid meskipun tidak hamil, jika terjadi pada wanita yang masih berusia di bawah 40 tahun.

Beberapa tanda menjelang masa prematur menopause yang perlu Anda ketahui adalah mulai tidak teraturnya siklus haid, tubuh yang lebih sering berkeringat pada malam hari, dan vagina yang mulai terasa kering.

  1. Sindrom Ovarium Polikistik

Sindrom ini menyebabkan pelepasan sel telur yang sudah matang menjadi terganggu. Pasalnya, pengaruh hormon yang mempersulit terjadinya proses pembuahan mengakibatkan sel telur hanya berdiam di ovarium. Segera lakukan konsultasi dengan dokter ahli agar sindrom ini dapat ditangani dengan pengobatan.

  1. Kelenjar Tiroid Terganggu

Jika siklus haid mengalami keterlambatan, tubuh terasa lebih cepat lelah, terjadi kerontokan rambut yang berlebihan, berat badan meningkat, serta sering merasa kedinginan dalam suhu udara yang normal, maka kemungkinan besar Anda mengalami gangguan pada kelenjar tiroid. Lakukan pemeriksaan darah sederhana dan konsumsi obat dari dokter dengan teratur.

  1. Berlebihan dalam Berolahraga

Olahraga tidak selalu memberi dampak positif. Saat Anda berolahraga secara terus-menerus dan tidak diimbangi dengan asupan kalori pada tubuh, maka berat badan akan menurun secara drastis. Kondisi ini yang menyebabkan berkurangnya produksi estrogen.

Jika Anda memaksakan diri untuk terus berolahraga berat, Amenorrhea atau terhentinya masa haid selama tiga bulan bahkan lebih akan terjadi. Begitu pula saat sedang sakit, cuaca tidak stabil, atau ada bagian tubuh yang terluka, hindari aktivitas berolahraga. Jika dipaksakan, Anda akan rentan mengalami Amenorrhea.

Demikian beberapa faktor penyebab wanita terlambat datang bulan yang paling umum dialami kaum wanita. Jika Anda mengalami satu dari beberapa penyebab telat haid tapi tidak hamil tersebut, segera konsultasikan dengan dokter agar mendapatkan solusi dan pengobatan jika diperlukan.

Selain konsultasi ke dokter anda juga bisa mengatasi telat datang bulan secara alami dengan cara rajin olah raga, istirahat teratur atau aktif mengikuti kelas yoga. Anda juga bahkan bisa mengonsumsi obat tradisional untuk mengatasi haid yang tidak lancar seperti jeruk nipis dan kunyit.

***
Bagaimana Anda dapat bertahan 30-60 menit lebih lama di Ranjang dan secara Permanen Menyembuhkan Ejakulasi Dini. Ingin tahu caranya? Klik disini!

Loading...