Mempersiapkan proses kehamilan ibu hamil

Mempersiapkan proses kehamilan – foto health.com

Kehamilan adalah hal yang alami terjadi kepada setiap wanita normal. Karena sifatnya yang alami inilah maka seringkali proses kehamilan dianggap biasa-biasa saja, dalam artian tidak dipersiapkan dengan baik kebutuhan ibu dan janin selama masa kehamilan.

Sadarkah Anda bahwa kehamilan adalah proses menghasilkan keturunan yang nantinya akan mewarisi sifat, karakter dan budaya kita? Jadi dalam hal ini kita tidak bisa meremehkan pertumbuhan calon anak kita yang menjadi penerus garis keturunan kita.

Baik suami maupun isteri hendaknya saling memahami bahwa pengetahuan selama masa kehamilan akan sangat membantu mereka mengenali tanda-tanda awal kehamilan, proses kehamilan dan berbagai permasalahan yang timbul selama wanita mengandung.

Calon orang tua yang pintar adalah mereka yang telah mempersiapkan masa kehamilan dan persalinan sebaik mungkin sehingga janin bisa tumbuh sehat di dalam rahim dan nanti akan terlahir dengan selamat.

Persiapkan Fisik Dan Mental Selama Menjalani Proses Kehamilan

Proses kehamilan membutuhkan persiapan fisik dan mental antara suami dan isteri, terutama apabila calon ibu sedang menjalani kehamilan pertama. Kehamilan yang tidak direncanakan biasanya menghasilkan kondisi yang merugikan tumbuh kembang anak-anak kita.

Persiapan fisik yang harus dilakukan sebelum memutuskan hamil antara lain menjaga kebugaran tubuh dengan berolahraga dan mengkonsumsi makanan bergizi secara seimbang.

Kondisi tubuh yang terlalu gemuk atau terlalu kurus juga bisa mempengaruhi kesuburan sehingga wanita perlu menjaga berat badan ideal agar cepat hamil.

Mempersiapkan fisik juga berarti Anda harus menghentikan kebiasaan-kebiasaan buruk yang selama ini dilakukan. Kebiasaan tidak baik yang sering dilakukan misalnya merokok, minum minuman beralkohol dan mengkonsumsi narkoba.

Beberapa kebiasaan buruk tersebut mempengaruhi tingkat kesuburan pasangan suami istri sehingga perlu ditinggalkan. Uji kesuburan perlu dilakukan agar kedua belah pihak menyadari pentingnya menjaga pola hidup sehat untuk mempersiapkan kehamilan. Uji kesuburan perlu dilakukan oleh kedua belah pihak, baik suami maupun pihak isteri.

Hal lain yang tidak boleh kita lupakan adalah mempersiapkan mental sebelum proses kehamilan. Kesiapan mental memiliki anak pada umumnya dipengaruhi oleh kondisi keuangan pasangan suami istri, usia keduanya dan kondisi sosial budaya serta lingkungan yang mereka tempati.

Banyak pasangan muda-mudi jaman modern yang memutuskan menunda kehamilan untuk mengejar karir terlebih dulu. Hal krusial ini perlu Anda bicarakan dengan pasangan agar program kehamilan berjalan sesuai harapan.

Memahami Perkembangan Janin Selama Masa Kehamilan

Masa kehamilan pada manusia normal adalah 9 bulan 10 hari. Masa kehamilan tersebut dibagi menjadi tiga masa, yaitu trimester pertama (usia kehamilan 1-3 bulan), trimester kedua (usia kehamilan 4-6 bulan) dan trimester ketiga (usia kehamilan 7-9 bulan).

Masing-masing masa kehamilan memiliki ciri-ciri pertumbuhan janin. Sangat disarankan untuk melakukan pemeriksaan USG minimal tiga kali selama proses kehamilan agar janin tetap terpantau pertumbuhannya.

Pada masa kehamilan trimester pertama, kehamilan pada seorang wanita ditandai dengan ciri-ciri kehamilan seperti mual dan muntah di pagi hari, mengidam makanan tertentu, sensitif terhadap bau dan berhentinya siklus menstruasi.

Setelah hubungan seksual terjadi pada masa subur, sebuah sel sperma akan membuahi sel telur dan berkembang menjadi morula di dalam rahim wanita. Morula inilah yang menjadi embrio dan terus berkembang menjadi janin.

Janin mulai menampakkan tanda-tanda kehidupan berupa detak jantung pada usia kehamilan tujuh bulan. Anggota tubuh dan organ tubuh juga mulai terbentuk dengan jelas meskipun belum mampu berfungsi dengan sempurna.

Pada masa ini kondisi fisik wanita hamil mengalami perlebaran pinggang sehingga terjadi penambahan berat badan. Payudara wanita juga mulai mengencang dan membesar sebagai persiapan menyusui calon bayi.

Menginjak trimester ketiga dari proses kehamilan, tubuh wanita terlihat jelas lebih besar dari ukuran semula akibat pertumbuhan janin di dalam rahim. Janin telah berkembang mendekati sempurna hingga menjelang masa persalinan.

Pada trimester ketiga inilah pembentukan otak janin terjadi sehingga wanita hamil perlu mengkonsumsi makanan bergizi dalam jumlah yang cukup dan berimbang agar bayi yang dilahirkan kelak tumbuh sehat.

Mengenal Masalah Gizi Selama Proses Kehamilan

Masalah gizi merupakan hal yang penting diperhatikan selama kehamilan karena menyangkut kebutuhan nutrisi dua orang, yaitu ibu hamil dan janin yang dikandung. Kekurangan gizi selama masa kehamilan bisa mengakibatkan Kurang Energi Kronis (KEK).

Bahaya KEK adalah bisa menyebabkan bayi terlahir dalam kondisi meninggal dunia. Untuk itu, wanita yang hendak hamil hendaknya selalu menjaga berat badan supaya tidak terlalu kurus.

Wanita yang menginginkan dirinya hamil juga sebaiknya tidak terlalu gemuk. Wanita bertubuh gemuk relatif rentan terkena penyakit berbahaya selama masa kehamilan. Komplikasi penyakit selama masa kehamilan yang diidap wanita bertubuh gemuk antara lain diabetes (kencing manis), hipertensi (tekanan darah tinggi), dan pendarahan.

Wanita hamil dengan tingkat kegemukan (obesitas) yang tinggi juga kemungkinan besar mengalami persalinan dengan cara bedah sesar karena bayi mengalami pertumbuhan fisik lebih besar dari bayi normal.

Masalah gizi yang terjadi selama proses kehamilan juga bisa disebabkan oleh gaya hidup yang tidak sehat. Merokok dan mengkonsumsi minuman beralkohol adalah dua kebiasaan yang sering menjadi sumber permasalahan selama proses kehamilan.

Kondisi bayi lahir cacat bisa disebabkan oleh efek buruk rokok dalam perkembangan janin di dalam rahim. Selain itu, lelaki yang gemar merokok memiliki kualitas sperma yang lebih buruk dibanding lelaki sehat yang tidak merokok. Pastikan anda dan pasangan anda menerapkan gaya hidup sehat saat hamil.

Pengetahuan seputar dunia kehamilan bukan hanya kebutuhan wanita saja, para suami pun hendaknya memahami proses kehamilan sehingga bisa mendukung kelancaran proses kehamilan. Kondisi tubuh yang bugar, waktu yang tepat untuk melakukan hubungan seks dan pola hidup sehat bisa mempercepat keinginan Anda untuk memiliki putra.

Semoga artikel seputar kesehatan wanita hamil dan proses kehamilan ini bisa memberi manfaat untuk Anda. Selamat mencoba!

***
Bagaimana Anda dapat bertahan 30-60 menit lebih lama di Ranjang dan secara Permanen Menyembuhkan Ejakulasi Dini. Ingin tahu caranya? Klik disini!

Loading...