Tips malam pertama pernikahan

Tips malam pertama pernikahan

Bagi sepasang suami istri, malam pertama atau malam pernikahan adalah momen yang cukup berkesan dalam hidup. Saking gregetnya, banyak pasutri yang deg-degan ketika memasuki malam pertama pernikahan mereka.

Malam pertama memang erat kaitannya dengan banyak hal, salah satunya adalah indetik dengan hubungan seksual pertama kali ketika suami dan istri sama-sama akan menyerahkan keperjakaan dan keperawanan mereka.

Banyak pasutri yang baru menikah akhirnya gugup saat malam pertama. Bahkan banyak yang mengalami kegagalan alias batal bercinta untuk pertama kalinya di malam tersebut.

Hal tersebut terjadi karena kurangnya persiapan, baik secara fisik maupun mental, termasuk pengetahuan seksual. Karena itu melalui artikel sehatki.com kali ini kita akan membahas beberapa tips menjalani malam pertama agar bisa dilalui dengan baik.

Jika anda muslim, ada beberapa nasehat dan syarat-syarat yang musti dipenuhi sebelum berhubungan seks pertama kali. Tips bercinta di malam pertama dalam Islam sangat baik jika diterapkan karena dapat menenangkan hati.

Beberapa Tips Malam Pertama yang Wajib Diketahui Pasutri

Sebagai pasutri yang baru menikah, tentu banyak hal baru yang akan dialami bersama, salah satunya adalah hubungan intim. Jika pasutri gagal di malam pertama, tentu bisa dimaklumi karena pengalaman seks memang masih kurang.

Berikut kami tuliskan beberapa tips untuk menjadikan malam pertama Anda dan pasangan menjadi lebih berkesan.

1. Menjaga kebugaran tubuh

Salah satu tips malam pertama yang perlu diperhatikan pasutri adalah kebugaran fisik, terutama pada bagian intim. Menjaga kebugaran fisik biasa dilakukan di lingkungan masyarakat tradisional dengan meminum jamu atau obat khusus selama beberapa hari menjelang pernikahan.

Persiapan fisik juga bisa dengan melakukan beberapa olahraga sederhana menjelang pernikahan. Anda bisa melakukan joging setiap pagi atau memperbanyak aktivitas fisik. Menjaga kebugaran fisik juga biasa dilakukan dengan menghindari makanan dan minuman yang bisa mengganggu kesehatan, seperti rokok dan minuman beralkohol.

2. Menjaga kebersihan tubuh

Kebersihan tubuh yang baik akan menimbulkan kesan yang baik pula pada pasangan. Menjaga kebersihan tubuh dan juga pada daerah intim dilakukan agar pasangan nyaman dengan diri Anda.

Salah satu persiapan yang penting adalah mandi terlebih dahulu, terlebih setelah Anda menjalani serangkaian proses pernikahan dan resepsi sepanjang hari. Mandi juga bisa mengembalikan kebugaran.

Yang harus diperhatikan selain kebersihan tubuh, juga adalah wangi tubuh. Anda bisa memakai parfum atau pewangi. Selain itu, Anda juga harus memikirkan pasangan. Karena beberapa orang kurang menyukai jenis parfum yang wanginya terlalu berlebihan.

Salah satu hal yang wajib bagi pasangan baru dalam mempersiapkan malam pengantin adalah menggosok gigi setelah pesta selesai. Sungguh bukan malam yang berkesan jika ciuman pertama Anda mendapat tanggapan, “sate kambingnya enak ya, Mas?”

3. Ciptakan kenyamanan

Hubungan seksual yang baik banyak terjadi saat ada kenyamanan antar pasangan. Namun, bagi pengantin baru, rasa canggung adalah hal yang lumrah. Oleh karena itu, menghilangkan kecanggungan adalah hal yang harus diperhatikan bersama.

Cara paling efektif menghilangkan kecanggungan adalah komunikasi yang santai. Jika Anda dan pasangan sudah berpacaran atau saling mengenal sebelum menikah, komunikasi adalah hal yang biasa.

Mengobrol seperti biasanya saja sudah menghilangkan rasa canggung ini. Akan lebih berkesan jika Anda sedikit menggoda pasangan. Sehingga timbul rasa nyaman untuk kemudian melanjutkannya ke hubungan seksual.

Komunikasi yang baik adalah hal yang sangan penting bagi pasangan baru. Jika tidak ada rasa kenyamanan, akan cukup sulit mendapatkan pengalaman yang baik. Banyak kasus trauma yang timbul akibat rasa ketidaknyamanan saat malam pengantin.

Sehingga perempuan dari segi emosionalnya bisa saja merasa terpaksa saat berhubungan seksual. Oleh karena itu, ciptakanlah kenyamanan terlebih dulu, baru melangkah lebih jauh.

Menciptakan kenyamanan tidak bisa jika hanya dari satu pihak saja. Tetapi, harus dari kedua belah pihak. Komunikasi yang terbuka dan jujur dengan pasangan bisa menimbulkan emosi yang baik untuk dua belah pihak.

Jika Anda merasa kelelahan setelah seharian menjalani prosesi pernikahan, katakan saja pada pasangan. Anda dan pasangan bisa menunda hubungan seksual pertama jika pasangan setuju dengan itu.

Banyak pasangan yang menjalani malam pertama hanya dengan mengobrol, bermanja-manja dan berdiskusi ringan. Kesan pertama yang baik akan mengantarkan hubungan yang lebih  baik untuk keesokannya. Menciptakan kenyamanan juga bisa dengan bercanda sambil membuka kado pernikahan.

4. Hilangkan ekspektasi Anda yang terlalu berlebihan

Banyak kekecewaan muncul akibat harapan yang terlalu tinggi. Dalam bayangan banyak pasangan yang ingin melangsungkan pernikahan adalah malam pengantin yang luar biasa dan ‘panas’. Terlebih pada pasangan yang terlalu ingin berharap aktivitas seksual pertamanya seperti di film-film panas, sementara mereka sendiri tidak punya pengalaman.

Lebih baik Anda hilangkan anggapan itu dan bersikap seperti biasa saja. Banyak pria yang terlalu berekspektasi tinggi, namun kenyataannya tidak bisa menghilangkan kegugupan saat berdua di dalam kamar.

Suami biasanya mengharapkan pasangannya mampu tampil menggoda dan memberikan layanan yang terbaik padanya. Sementara, istri mengharapkan pasangannya bisa tahan lama dan perkasa.

Namun, ekspektasi seperti itu akan berubah setelah Anda berdua memulai percumbuan. Pria biasanya pada pengalaman pertama gagal menahan ejakulasi dan wanita biasanya akan ketakutan, misalnya takut malam pertama tidak berdarah. Sehingga dihawatirkan akan menimbulkan kekecewaan yang berlarut. Terlebih jika rasa nyaman tidak diciptakan lebih dulu saat di dalam kamar.

5. Cari pengetahuan tentang seksualitas lebih dulu

Sebagai pasangan baru, seksualitas adalah hal yang sama sekali baru. Oleh karena itu, disarankan agar mencari tahu beberapa hal tentang seksualitas lebih dulu. Anda bisa mencari di internet atau bertanya pada yang sudah menikah.

Banyak kesalahan dalam malam pertama muncul dari ketidaktahuan tentang ini. Di antaranya adalah tidak mengerti pentingnya foreplay, tidak mengerti peran emosi dalam berhubungan seksual dan lainnya. Dengan mengetahui teknik-teknik seks yang benar anda bisa terhindari dari rasa sakit di malam pertama pernikahan.

Anda bisa bertanya pada mertua, orang tua atau teman tentang ini. Tidak perlu malu, sebagai pengantin baru anda tentu masih hijau tentang banyak hal menyangkut seks. Dengan bertanya kepada orang yang tepat anda tentu akan mendapat jawaban yang tepat pula.

6. Posisi Seks yang Pas

Tidak bisa dipungkiri posisi seks sangat menentukan kepuasan saat bercinta. Jika posisi yang dilakukan benar dan disukai maka hubungan seks bisa berlangsung lancar sampai selesai. Sebaliknya, jika posisi yang digunakan tidak benar maka bisa menimbulkan rasa sakit terutama pada wanita.

Posisi bercinta terbaik di malam pertama adalah posisi seks yang mudah dilakukan, contohnya posisi misionaris. Gaya ini sangat mudah dilakukan dan sangat pas untuk mereka-mereka yang baru pertama kali berhubungan intim.

Sesungguhnya ada banyak mitos seputar malam pertama yang banyak dipercaya orang. Salah mempercayai mitos tersebut dapat membuat pasutri yang baru menikah terjebak dan akhirnya tidak bisa menikmati malam pertamanya dengan harmonis.

Demikian informasi singkat dan beberapa tips bagi pasangan suami istri yang baru saja menikah dalam menjalani malam pertama.

***
Bagaimana Anda dapat bertahan 30-60 menit lebih lama di Ranjang dan secara Permanen Menyembuhkan Ejakulasi Dini. Ingin tahu caranya? Klik disini!

loading...