bahaya berhubungan seks melalui anal sexAda banyak variasi posisi seks yang sering dicoba pasangan suami istri. Terkadang adegan-adegan di film porno di jadikan acuan, contohnya adalah Anal Sex atau berhubungan seks melalui dubur atau anus wanita.

Apakah anal seks bisa dilakukan? apa bahayanya dan bagaimana mengeliminir bahaya tersebut?

Di artikel sehatki.com kali ini kita akan membahas beberapa bahaya berhubungan seks lewat anus dan di artikel lain kita akan membahas tips dan cara melakukan anal seks yang aman.

Anal sex pada umumnya di lakukan oleh kaum gay atau homoseksual tetapi perkembangan jaman dan adanya keinginan untuk mencoba hal-hal baru membuat beberapa pasangan suami istri melakukan hubungan seks melalui pantat atau anal sex.

Anal sex adalah salah satu variasi posisi seks yang berbahaya jika tidak diantisipasi dengan benar. Risikonya antara lain rentan tertular Penyakit Menular Seksual (PMS).

Beberapa pasangan mengaku memilih variasi seks ini karena takut hamil. Betul, sex anal tidak menyebabkan kehamilan tetapi dapat menjadi ajang penularan penyakit.

Dubur adalah alat ekskresi atau alat pembuangan limbah tubuh dan tidak dirancang untuk bersenggama. Sehingga melakukan seks anal bisa dianggap sebagai salah satu perilaku seksual yang tidak aman.

Berikut ini 4 bahaya melakukan anal seks atau hubungan seks melalui anus sebagaimana dikutip dari Menshealth dan Netdoctor.

1. Rasa nikmat mungkin akan dirasakan pria karena struktur anus yang lebih ketat daripada vagina.

Tetapi struktur ketat ini yang membuat pihak wanita akan merasa sakit dan tidak nyaman. Akibat yang mungkin muncul adalah timbul lecet dan rasa sakit saat akan buang air besar.

Gunakanlah jelly/pelumas atau kondom jika anda dan pasangan bersepakat ingin mencoba anal seks sebagai salah satu variasi seks.

2. Lubang dubur tidak memiliki sistem lubrikasi atau pelumasan seperti halnya pada vagina.

Dubur bukanlah alat reproduksi dan tidak dirancang untuk itu. Karena itu dubur tidak memiliki sistem pelumasan seperti halnya pada vagina.

Melakukan hubungan seks melalui anus akan menimbulkan rasa sakit dan kemungkinan lecet pada dubur bagian dalam. Dampak negatif lainnya adalah otot bagian dalam dubur tidak lagi bekerja optimal saat buang air besar.

3. Mudah menyebarkan penyakit menular seksual.

Karena merasa aman, maka banyak pasangan yang tidak menggunakan kondom saat berhubungan seks anal. Hal ini menyebabkan mudahnya penyebaran penyakit menular seksual.

Seperti kita tahu, dubur adalah alat ekskresi atau pembuangan. Di area tersebut ada banyak sekali bakteri yang hidup dan berkembang biak. Melakukan seks melalui anus lalu pindah ke vagina sama saja dengan memindahkan bakteri dari anus ke dalam vagina.

PMS yang bisa menular melalui anal seks adalah Human Immunodeficiency Virus (HIV), Human Papilloma Virus (HPV, yang dapat menyebabkan kutil kelamin, kanker dubur, hepatitis A dan C, chlamydia, gonorrhea dan herpes.

4. Lecet pada penis dan dubur wanita menyebabkan virus lebih mudah menyerang.

Anal seks juga menyebabkan penularan virus dan bakteri tertentu, seperti Escherichia coli (E. coli). Bakteri ini dapat menyebabkan infeksi usus yang mudah menular, infeksi saluran kemih, dan infeksi ginjal.

Jadi sebelum anda dan pasangan bersepakat melakukan hubungan Anal seks, pastikan anda berdua mengetahui risikonya dan mempersiapkan apa-apa yang anda anggap perlu.

Pastikan untuk selalu konsultasi dengan terapis seks sebelum melakukan hubungan Anal Sex.

***
Bagaimana anda dapat bertahan 30-60 menit lebih lama di ranjang dan secara Permanen Menyembuhkan Ejakulasi Dini.. Klik disini!
loading...