Cara Mengurangi Risiko Kanker Payudara

Cara Mengurangi Risiko Kanker Payudara

Seperti jenis kanker lainnya, sampai sekarang belum ada obat medis yang ampuh menyembuhkan kanker payudara secara tuntas sampai ke akar-akarnya terutama oleh mereka yang telah mencapai kanker stadium akhir.

Bahkan jika pengobatan tetap dipaksakan maka yang muncul biasanya adalah efek samping yang justru berbahaya bagi organ tubuh lainnya. Sampai saat ini yang bisa dilakukan hanya meminimalisir perkembangan sel dan mencegahnya berkembang dengan cepat.

Kanker payudara umumnya terjadi karena gaya hidup tidak sehat di saat muda yang menyebabkan sel tubuh tumbuh dan berkembang secara tidak wajar pada saat usia memasuki menopause.

Oleh karena itu cara terbaik agar terhindar dari kanker payudara adalah dengan mengurangi risikonya sedini mungkin.

Mengurangi risiko kanker payudara adalah segala upaya untuk mencegah kanker payudara yang meliputi perbaikan gaya hidup dan menjalankan pola makan yang sehat.

Cara tersebut selain dapat mengurangi faktor risiko seminimal mungkin juga membantu meningkatkan daya tahan tubuh sehingga sel tubuh tidak menjadi ganas.

Tindakan pencegahan tersebut seharusnya dilakukan saat usia masih muda untuk menghindari munculnya sel yang berkembang tidak wajar dan menjadi ganas di kemudian hari.

Langkah Sederhana Untuk Mengurangi Risiko Kanker Payudara

Selain itu banyak hal yang bisa dilakukan para wanita untuk mengurangi resiko terkena kanker payudara. Pemeriksaan rutin dan pola hidup sehat sangat dianjurkan oleh para ahli.

Berikut ini 5 cara sederhana yang bisa diterapkan untuk mengurangi resiko terkena kanker payudara.

1. Lakukan pemeriksaan sendiri sebulan sekali

Salah satu cara praktis mengurangi risiko kanker payudara di kemudian hari adalah rasjin berkonsultasi ke dokter terutama tentang cara melakukan pemeriksaan sendiri pada payudara.

Pastikan hanya melakukan cara seperti yang telah diajarkan oleh dokter Anda. Pemeriksaan sendiri sangat bermanfaat sebagai alat deteksi dini terhadap kelainan-kelainan pada organ payudara.

2. Berolahraga minimal tiga kali seminggu

Sebuah tim dari American Association for Cancer Research seperti dilansir HealtDay News menemukan bahwa olah raga dapat mengurangi resiko terkena kanker.

Lakukan olah raga selama 20 menit dengan frekuensi minimal 3 kali seminggu. Lebih banyak frekuensinya, tentu lebih baik. Bentuk olahraga yang disarankan antaa lain jogging dan berjalan kaki.

3. Hindari minuman beralkohol

Minuman beralkohol meskipun hanya dalam jumlah sedikit, dapat meningkatkan resiko kanker payudara. Sebuah penelitian terbaru menunjukkan hubungan antara alkohol dan kanker payudara adalah terutama kuat dalam 70% tumor yang dikenal sebagai hormon-sensitif

4. Jaga berat badan Anda

Penelitian menunjukkan bahwa kelebihan berat badan atau obesitas (terutama jika Anda melewati menopause) meningkatkan risiko kanker payudara. Hal ini terutama bagi yang bertambah berat badan di usia dewasa.

Penelitian yang dirilis pada bulan Maret 2008 oleh tim dari University of Texas MD Anderson Cancer Center di Houston menunjukkan bahwa wanita obesitas dan kelebihan berat badan juga memiliki tingkat kelangsungan hidup lebih rendah saat mengalami kanker payudara.

Selain itu, wamita obesitas beresiko lebih besar terkena penyakit dibandingkan wanita dengan berat badan rata-rata dan wanita kurus.

5. Lakukan pemeriksaan mammogram setahun sekali setelah usia 40 tahun

Mammogram adalah pemeriksaan payudara dengan sinar-X. Tujuannya untuk mendeteksi perubahan yang terjadi pada payudara. Mammogram sangat penting karena adanya tumor di payudara bisa segera terdeteksi. Deteksi lebih awal bisa meningkatkan kemungkinan sembuh hingga 98% untuk kanker level ringan.

6. Rajin berjemur di pagi hari

tips pasutri

Sebuah penelitian pernah dilakukan dan diketahui rajin berjemur di pagi hari akan menurunkan risiko terkena kanker payudara sampai 50%. Menurut penelitian tersebut vitamin D yang diperoleh tubuh dari sinar matahari pagi dapat menghasilkan hormon yang bersifat anti kanker.

7. Menyusui bayi mengurangi risiko kanker payudara

Wanita yang menyusui bayinya minimal satu tahun atau memberi ASI eksklusif pada tiga anak mengalami penurunan risiko kanker payudara sampai 50%.

Para peneliti memperkirakan hal tersebut disebabkan karena selama masa kehamilan dan saat menyusui kadar hormon estrogen akan menurun. Sebagaimana diketahui hormon estrogen adalah bahan utama penyebab kanker payudara pada wanita.

Demikian 7 tips mengurangi risiko terkena kanker payudara, beberapa herbalis menyarankan perbanyak makan buah dan sayuran untuk membantu tubuh memperbaiki sel-sel yang rusak.

Buah kenari juga disebut memiliki manfaat mencegah kanker payudara. Hindari makanan yang menjadi pemicu munculnya kanker seperti makanan belemak tinggi, alkohol, rokok dan daging.

***
Bagaimana Anda dapat bertahan 30-60 menit lebih lama di Ranjang dan secara Permanen Menyembuhkan Ejakulasi Dini. Ingin tahu caranya? Klik disini!

loading...