9 Bahaya Kecanduan Menonton Film Porno

Film porno merupakan hal yang sering kita jumpai saat ini. Bahkan pada beberapa negara, industri film porno merupakan salah satu sumber pendapatan negara.

Meskipun film porno menjadi sesuatu yang semakin hari semakin banyak diproduksi dan ditonton, kenyataannya adalah film porno menyimpan banyak bahaya bagi yang menonton, apalagi jika sudah sangat kecanduan.

Dampak negatif atau bahaya kecanduan menonton film porno akan terlihat pada orang yang telah menghabiskan waktu bertahun-tahun menyaksikan adegan vulgar dalam film tersebut.




Berikut adalah berbagai bahaya dari kecanduan menonton film porno:

  1. Rusaknya otak

Kecanduan konten pornografi akan membuat kerusakan yang jauh lebih parah pada otak dibandingkan pecandu narkoba.

Dr. Mark B. Kastleman, seorang pakar adiksi pornografi asal Amerika Serikat mengatakan bahwa kerusakan pada otak akibat kecanduan pornografi terjadi pada lima bagian otak, sedangkan pada pecandu narkoba hanya merusak tiga bagian otak.

Salah satu bagian otak yang paling dirusak akibat kecanduan menonton film porno adalah bagian otak pre frontal corteks yang berada tepat di belakang dahi.

Kerusakan pada bagian otak ini akan membuat penderitanya menjadi tidak bisa mengambil keputusan yang tepat, prestasi akademik menjadi menurun, tidak bisa mengendalikan hawa nafsu atau emosi, dan fungsi eksekutif lainnya.

Padahal pada bagian otak inilah manusia dibedakan dari binatang.Kerusakan yang terjadi pada otak terjadi akibat otak diberi rangsangan yang berlebihan sehingga otak bekerja dengan sangat keras kemudian otak akan mengecil dan akhirnya rusak.

  1. Anoreksia seksual

Kata anoreksia biasanya dikaitkan dengan diet atau usaha penurunan berat badan dimana pelakunya menjadi tidak nafsu makan.

Sedangkan dalam konten seksual, anoreksia seksual mempunyai artian tidak mempunyai hawa nafsu untuk berhubungan seksual dimana seorang pria akan sulit untuk ereksi akibat terlalu banyak menonton film porno.

Dalam sebuah studi yang dipublikasikan dalam Italian Society of Andrology and Sexual Medicine yang melibatkan 28.000 pria ditemukan fakta bahwa kebanyakan pria mulai menonton film porno sejak usia 14 hingga 20 tahunan.

Hal ini menunjukkan banyaknya pria yang mengalami anoreksia seksual sejak usia dini.

Anoreksia seksual ditandai dengan sulitnya untuk ereksi ketika akan berhubungan seksual, perasaan takut dan gelisah ketika melakukan kontak seksual, menjadi tidak percaya diri ketika disentuh pasangannya, hingga perasaan benci pada dirinya sendiri karena tidak mampu ereksi di depan pasangannya.

  1. Impotensi atau disfungsi ereksi
Bahaya kecanduan menonton film porno

Bahaya kecanduan menonton film porno

Kecanduan menonton film porno juga dapat menyebabkan gangguan difungsi ereki atau impotensi.

Sebuah penelitian di Italia menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang besar antara kegiatan menonton film porno yang rutin dengan masalah impotensi.

Bahkan survei tersebut menemukan fakta bahwa sebanyak 70% responden pria pernah pergi ke klinik untuk mendapatkan bantuan mengenai masalah seksual mereka.

Disfungsi ereksi yang terjadi pada responden pria disebabkan karena terlalu sering menonton film porno yang membuat pelakunya bergairah karena sering mengkhayal sehingga otak tidak lagi merespon ketika diberi rangsangan sungguhan dari kontak fisik yang nyata.

Gangguan disfungsi ereksi atau impotensi yang terjadi pada pria yang kecanduan konten porno dapat disembuhkan dengan mengikuti konseling secara rutin selama 4 hingga 12 minggu.

  1. Tidak tertarik untuk berhubungan seksual secara nyata

Pria yang telah kecanduan menonton film porno biasanya tidak akan tertarik lagi untuk melakukan hubungan seksual dengan pasangannya secara real atau nyata.

Hal ini diakibatkan otak tidak lagi merespon rangsangan seksual yang nyata. Menonton film porno secara berlebihan menyebabkan otak meningkatkan hormon dopamin secara berlebihan sehingga ketika diberi rangsangan seksual yang nyata, otak tidak lagi dapat merespon rangsangan sebagai pemicu horon dopamin sehingga tidak ada lagi rasa gairah.

  1. Mudah marah

Bukan hanya akan merusak otak, kecanduan menonton film porno juga dapat menyebabkan masalah pada pengendalian emosi.

Seorang pecandu film porno akan kehilangan kendali atas emosinya sehingga sangat mudah marah meskipun hanya terhadap hal-hal sepele. Hal ini berkaitan dengan rusaknya beberapa bagian otak yang diakibatkan oleh film porno.

  1. Mudah lupa dan bodoh

Sebuah penelitian yang dilakukan di Universitas Montreal melakukan penelitian terhadap pria yang belum pernah menonton film porno dan pria yang telah kecanduan film porno.

Kedua kelompok pria tersebut diberikan tugas dengan porsi yang sama, mulai dari mengerjakan beberapa soal hingga beberapa latihan fisik.

Hasilnya, pria yang telah kecanduan menonton film porno tidak mendapatkan hasil tes yang baik. Kebanyakan dari mereka mengalami kesulitan untuk berkonsentrasi dan fokus pada masalah yang dihadapi.

Kecanduan menonton film porno juga menyebabkan pelakunya menjadi mudah lupa karena sulitnya untuk fokus pada hal yang penting.

  1. Terisolasi dari lingkungan sekitar

Rasa candu terhadap film porno akan menyebabkan pelakunya menjadi mempunyai keinginan untuk terus menonton film porno tanpa henti.

Hal ini akan menyebabkan rasa malas dan tidak peduli pada lingkungan sekitar sehingga ia akan terisolasi atau mengisolasi diri sendiri dari lingkungan nyatanya.

Ia akan merasa terancam dan gelisah jika berhubungan langsung dengan dunia nyata dan justru merasakan kenyamanan ketika menonton film porno.

Jika hal ini terus dibiarkan, maka akan menimbulkan masalah lainnya seperti masalah dalam pekerjaan, dijauhkan dari teman-teman, hingga menyebabkan perceraian.

  1. Tidak puas dengan pasangan

Ekspektasi terhadap kepuasan yang dirasakan ketika menonton film porno akan membuat seseorang menjadi berharap lebih pada pasangan.

Ia akan mulai membanding-bandingkan apa yang ia lihat dalam film porno dengan apa yang didapat dari pasangannya.

Hubungan emosional antara suami dan istri pun akan hilang. Tidak ada lagi kepuasan yang dirasakan ketika berhubungan seksual dengan pasangan sehingga timbul rasa kecewa.

Kekecewaan yang dirasakan akan berdampak pada hubungan antara suami dan istri yang memunculkan rasa tidak menghormati dan menghargai pesangan.

Ia akan menganggap remeh pasangannya yang dianggap tidak bisa memberikan kepuasan.

  1. Perceraian

Terlalu banyak menonton film porno dapat memicu perceraian. Adegan dalam film porno akan memicu seseorang untuk mendapatkan kepuasan layaknya yang ia dapatkan dari film yang ia tonton.

Ia akan mencoba melakukan beberapa adegan seksual yang disuguhkan dalam film porno, bahkan dapat berujung pada perselingkuhan yang nyata.




Perselingkuhan yang direalisasikan demi mendapatkan kepuasan layaknya pada adegan yang ia tonton akan menimbulkan masalah dalam rumah tangga. Jika tidak segera ditangani, maka akan menimbulkan perceraian.

Itulah beberapa bahaya kecanduan menonton film porno yang harus Anda ketahui.

Menonton film porno bukan hanya akan merusak otak sehingga otak menjadi mengecil, tapi juga akan menimbulkan banyak masalah sosial lainnya, terutama masalah dengan pasangan yang bahkan dapat berujung pada perpisahan.

Hindari menonton film porno sebisa mungkin dengan mendekatkan diri pada Tuhan dan lebih menghargai serta mensyukuri pasangan Anda.

Berpikirlah dengan realistis bahwa semua yang disajikan dalam film porno hanyalah kebohongan belaka dan akan menimbulkan dampak negatif baik secara psikis maupun fisik.

Demikianlah artikel tentang bahaya menonton film porno yang singkat ini. Semoga artikel ini bermanfaat bagi Anda dan pasangan. Terima kasih.

***
Bagaimana Menyembuhkan Ejakulasi Dini Secara Permanen, dan Membuat Anda TAHAN LAMA di Ranjang. Ingin tahu caranya? Klik disini!

Loading...

Leave a Reply