Cara Berhubungan Seksual Pertama Kali

Banyak pasutri yang baru menikah belum mengetahui cara berhubungan seks pertama kali di malam pertama pernikahan mereka. Hal ini bisa dimaklumi karena sebagai pasangan baru, pengetahuan seksual mereka masih sangat sedikit.

Malam pertama memang adalah salah satu momen yang paling mendebarkan. Bagaimana tidak, di malam pertama inilah kedua mempelai akan tidur bersama di dalam satu kamar dan kemungkinan akan berhubungan seks untuk pertama kalinya juga.

Meskipun sensasi malam pertama mungkin berbeda-beda pada setiap orang, namun pada umumnya sebagian besar orang akan merasa gugup saat akan menjalaninya.

Berbagai perasaan khawatir, gugup dan juga takut, biasanya akan bercampur aduk di malam pertama. Hal inilah yang pada akhirnya kerap menimbulkan kegagalan, sebab kedua pasangan justru merasa tidak nyaman dan tenang ketika menghadapi malam pertama mereka.

Jika sejak awal saja perasaan sudah tidak karu-karuan, maka tentu ini bisa berdampak tidak baik pada hubungan seks yang akan dilakukan di malam pertama.

Cara berhubungan seks pertama kali

Cara berhubungan seks pertama kali

Pada keyataannya, sebagian besar pasangan memang mengalami kegagalan dalam melakukan hubungan seks di malam pertama. Kegagalan ini bisa saja terjadi dalam beberapa kondisi yang berbeda, seperti:

  1. Istri merasa sakit saat berhubungan seks pertama kali

Bagi wanita yang baru melakukan hubungan seks untuk pertama kalinya di malam pertama, sangat lumrah jika terjadi rasa sakit ketika bercinta. Rasa sakit tersebut biasanya dibarengi dengan perdarahan dari vagina.

Hal ini pada umumnya diakibatkan oleh sobeknya selaput dara dan timbulnya rasa nyeri pada bagian vagina. Meski tidak terasa sakit luar biasa, namun kebanyakan wanita akan merasa sakit, hal juga sangat mungkin dipengaruhi oleh emosinya.

Pada dasarnya, rasa sakit seperti ini akan hilang dengan sendirinya, setelah beberapa kali hubungan suami istri bersama pasangan, di mana vagina telah menjadi lebih elastis dan terbiasa.

  1. Suami cepat selesai

Bukan hanya wanita saja, kebanyakan pria juga mengalami masalah di malam pertama. Hal yang umum adalah ejakulasi dini ketika berhubungan seks untuk pertama kali.

Hal ini akan sangat mungkin terjadi, terutama jika pria tersebut memang baru pertama kali berhubungan intim. Jangan berharap suami-suami baru ini bisa tahan lama saat bercinta untuk pertama kalinya.

Pada dasarnya, ejakulasi dini di malam pertama adalah hal yang lumrah. Penyebab utamanya adalah faktor psikis serta minimnya pengalaman dalam menahan ereksinya.

Hal ini bukanlah masalah yang harus dikhawatirkan, sebab dengan berlalunya waktu, pria tersebut akan lebih mampu menahan desakan ejakulasinya dan juga lebih ahli dalam melakukan hubungan seks.

Hati yang kecewa karena gagal penetrasi akhirnya membuat semangat kendur. Jangan khawatir, lakukanlah seks tanpa penetrasi jika penis anda tidak bisa keras saat itu. Selalu ada kesempatan kedua bagi mereka yang mau berusaha.

Tips Cara Berhubungan Seks Pertama Kali

Pengetahuan seks yang satu ini bukanlah sesuatu yang bisa dipelajari di bangku sekolah, meskipun itu penting. Pada umumnya orang mengandalkan insting dan naluri saja saat melakukan hubungan seks untuk pertama kalinya.

Anda bisa dengan mudah mempelajari cara berhubungan seks pertama kali dengan membaca banyak literatur atau bertanya kepada orang-orang yang lebih berpengalaman.

Dan melalui artikel sehatki.com ini kita akan membahas beberapa tips cara berhubungan seks untuk pertama kalinya:

1. Jangan lupakan foreplay

Kebanyakan pasangan yang baru menikah dan akan melakukan hubungan seks untuk pertama kalinya di malam pertama, biasanya akan langsung melakukan penetrasi tanpa adanya pemanasan terlebih dahulu.

Hal ini bisa menimbulkan rasa nyeri, terutama bagi wanita. Jika istri mengeluh, maka suami batal penetrasi dan bingung bagaimana cara berhubungan seks yang bernar pertama kali.

Lakukan foreplay sebelum penetrasi untuk mengurangi ketegangan dan membuat perasaan jadi rileks. Foreplay yang lama juga akan membuat vagina lebih basah dan siap untuk menerima penetrasi.

2. Perhatikan gaya bercinta saat berhubungan seks pertama kali

Semangat yang berlebihan terkadang membuat pasangan yang bermalam pertama begitu menggebu-gebu dalam bercinta, termasuk dengan melakukan posisi seks yang bermacam-macam.

Hal ini tentu tidak benar, terutama jika salah satu atau bahkan kedua pasangan belum memiliki pengalaman sama sekali.

Saat berhubungan seks pertama kali di malam pernikahan, lakukanlah posisi seks yang simpel dan mudah saja, sehingga hubungan bisa dinikmati dengan nyaman.

Posisi seks terbaik untuk ML pertama kali adalah posisi missionaris atau posisi pria di atas wanita. Gaya ini adalah salah satu dari lima posisi seks paling dasar yang sangat mudah dilakukan.

Istri cukup berbaring pasif di tempat tidur, sementara suami melakukan penetrasi dar atas tubuh istri. Tentu saja penetrasi dilakukan setelah foreplay dianggap cukup, dan vagina istri telah cukup basah.

3. Jangan kecewa jika tidak tahan lama

Meski memiliki banyak rencana di malam pertama, namun sebagian besar pria justru kerap mengalami ejakulasi dini pada momen ini.

Hal ini bukanlah masalah besar, sehingga tidak perlu malu atau bahkan merasa takut yang berlebihan saat Anda berhubungan seks pertama kali dan gagal.

Agar bisa bertahan lebih lama, para pria bisa mengatur emosinya dengan baik, sehingga tetap merasa nyaman dan tenang saat bercinta di malam pertama.

Begitu pula dengan wanita, sebagian besar mereka tidak akan merasa puas saat berhubungan seks pertama kali. Rata-rata penyebabnya adalah faktor psikis dan ketakutan dengan rasa sakit yang mungkin saja timbul saat berhubungan.

4. Komunikasi

Tidak perlu malu kepada pasangan, sebab komunikasi ini akan bisa membangun rasa percaya diri dan juga kenyamanan kedua pasangan yang sedang menikmati malam pertama.

Jika kedua belah pihak merasa nyaman dan tenang, maka hubungan seks akan berjalan dengan baik dan lancar.

Lakukan komunikasi sebelum, saat dan setelah penetrasi seks dilakukan. Komunikasi ini penting untuk mengetahui apakah pihak wanita telah siap berhubungan seks atau tidak.

Tips Menghindari Rasa Sakit Saat Berhubungan Seks Pertama Kali

Cara menikmati malam pertama pasutri

Cara melakukan malam pertama

Semua wanita pada umumnya merasa tidak nyaman ketika pertama kali berhubungan seksual. Rasa sakit saat penis memasuki liang vagina timbul karena vagina yang tegang dan belum pernah menerima penetrasi penis sebelumnya.

Rasa itu akan semakin terasa sakit ketika penis berhasil menembus selaput dara (hymen) yang ditandai dengan keluarnya darah.

Darah perawan yang keluar meskipun sakit selalu saja menimbulkan rasa haru pada semua wanita. Karena itu adalah pertanda mereka telah berhasil menjaga kesucian mereka dan menyerahkannya hanya kepada suaminya.

Untuk mengurangi rasa sakit tersebut, lakukanlah pemanasan atau foreplay sebelum penetrasi. Ini akan membantu wanita menjadi lebih rileks sehingga liang vagina tidak tegang. Lakukan penetrasi hanya jika wanita sudah terangsang dan menginginkannya.

Agar anda dan pasangan bisa menikmati hubungan seks yang dilakukan maka anda berdua harus santai dan tidak boleh tegang. Rasa sakit di vagina hanya muncul jika pihak wanita belum siap menerima masuknya penis.

Kemungkinan hal tersebut disebabkan karena rasa canggung, malu, takut atau mungkin juga rasa tidak percaya diri terhadap suami.

Baca juga: Tips Mengatasi Rasa Sakit Saat Pertama Kali ML

Bagaimana Jika Hubungan Seks Pertama Kali Gagal

Jangan khawatir sebab anda tidak sendiri. Ada jutaan pria lain di seluruh dunia ini yang juga gagal saat mencoba berhubungan intim untuk pertama kalinya.

Kegagalan itu bisa diterima dan tidak seharusnya membuat anda kecil hati sebab pikiran negatif seperti itu bisa membuat anda gagal lagi di kesempatan berikutnya.

Penis memang tak bertulang, kadang keras dan kadang juga lembek. Di malam pertama biasanya fisik sudah lemah akibat seharian melayani tamu yang datang di acara kawinan.

Saat malam tiba dan mencoba melakukan penetrasi, penis tak kunjung keras. Ini masuk di akal karena tubuh butuh istirahat dan sisa-sisa energi yang ada tidak cukup untuk berhubungan seksual.

Istirahat atau lakukan seks non penetratif terhadap istri. Anda tidak musti melakukan seks di malam pertama, anda bisa hanya berciuman atau sekedar berpelukan mesra.

Esok hari, saat fisik telah siap dan tenaga kembali prima maka anda bisa mencoba melakukan hubungan seksual.

Setelah anda mempelajari cara melakukan malam pertama dengan benar seperti dijelaskan di atas, sekarang bagaimana jika istri tidak berdarah saat berhubungan intim pertama kali di malam pengantin?

Bagaimana jika istri tidak berdarah di malam pertama?

Istri tidak berdarah saat berhubungan seks pertama kali di malam pertama

Istri tidak berdarah di malam pertama

Di malam pertama suami tentu menginginkan melihat darah perawan istri sebagai bukti bahwa istrinya selama ini bisa menjaga diri dengan baik.

Lantas bagaimana jika istri tidak berdarah di malam pertama? Tentu kondisi ini menimbulkan pertanyaan bagi suami. Apakah istri sudah tidak perawan? apakah dia sudah pernah berhubungan intim dengan laki-laki lain sebelum dirinya?

Ada pandangan dalam masyarakat bahwa keluarnya darah saat melakukan hubungan intim pertama kali di malam pertama merupakan pertanda keperawanan seorang perempuan. Sebaliknya, ketika darah tidak keluar, maka istri akan mendapat cap sudah tidak virgin.

Memang benar, jika darah yang keluar saat berhubungan intim pertama kali adalah pertanda robeknya selaput darah yaitu sebuah lipatan mukosa tipis yang terletak di jalan masuk liang yang mengelilingi vagina.

Tetapi sebelum terlanjur mengklaim istri tidak perawan gara-gara tidak berdarah, maka suami perlu mengetahui beberapa fakta mengenai darah di malam pertama sebagai berikut:

1. Selaput darah pecah bisa terjadi karena kecelakaan dan aktivitas fisik

Banyak wanita yang selaput darahnya robek karena mengalami kecelakaan, misalnya, jatuh dari sepeda, tabrakan, dan mengalami cedera pada selaput darah sehingga ada bagian yang robek.

2. Selaput darah bisa pecah gara-gara hobi masturbasi

Kebiasaan melakukan masturbasi di masa lajang dapat menyebabkan terjadinya kerusakan pada selaput darah terutama jika masturbasi dilakukan dengan jari atau alat bantu seksual.

3. Tidak semua selaput darah itu elastis

Sejumlah wanita memiliki selaput darah yang cukup elastis. Nah, wanita yang memiliki selaput darah elastis maka dengan sendirinya selaput darah itu akan mengalami melar dan pecah terutama saat selesai melakukan berhubungan intim.

Sementara wanita dengan selaput darah tebal akan sulit mengalami perdarahan di malam pertama karena penis yang tidak berhasil menembus selaput dara.

Jadi tidak berdarah bukan berarti tidak perawan meskipun salah satu ciri wanita tidak perawan lagi adalah tidak berdarah saat melakukan hubungan intim dengan suami pertama kali.

Demikian beberapa tips cara berhubungan seks pertama kali di malam pertama bagi pasangan suami istri yang baru saja menikah, semoga bermanfaat.

Loading...

6 Comments

  1. andre 21 September 2014
  2. bora 23 September 2014
  3. Nisa 1 February 2017
  4. Baby Poming 2 April 2017
  5. ke 20 April 2017
  6. irvan 12 August 2017

Leave a Reply