Tanda dan ciri-ciri ejakulasi dini

Sebelum kita membahas apa saja faktor penyebab ejakulasi dini dan gejala-gejalanya kita perlu mengetahui definisi dari ejakulasi dini agar kita bisa membedakannya dengan gangguan seksual lainnya seperti impotensi.

Secara literal, ejakulasi dini terdiri dari dua suku kata, yaitu ejakulasi dan dini. Arti kata ejakulasi adalah memancarnya air mani yang mengandung sperma dari penis pria sebagai tanda tercapainya orgasme (puncak kenikmatan seksual) dan telah selesainya aktivitas seksual yang dilakukan. Sedangkan arti dini adalah singkat, lebih awal atau lebih dulu.

Sehingga kita bisa mengatakan bahwa pengertian ejakulasi dini adalah ejakulasi yang terjadi secara singkat dan lebih cepat daripada biasanya. Dalam literatur luar negeri orang menyebutnya Premature Ejaculation.

Pada umumnya ejakulasi dini menyebabkan munculnya ketidakpuasan pada diri sendiri atau pada pasangan karena keinginan untuk menikmati seks lebih lama tidak tercapai.

Begitu juga istri tidak puas karena belum mencapai orgasme sedangkan suami sudah berejakulasi. Dan memang pada umumnya, keluhan terbesar ejakulasi dini datang dari pihak wanita. Pria umumnya baru memeriksakan diri ke dokter setelah didesak oleh istri.

Sehingga berdasarkan hal tersebut di atas, dapat disimpulkan bahwa pengertian ejakulasi dini adalah gangguan seksual dimana seorang pria selesai terlalu cepat dari yang dia dan pasangannya harapkan, terjadi berulang-ulang, sehingga berpotensi menimbulkan ketidakpuasan atau konflik dalam rumah tangga.

Seberapa cepat hubungan seks dianggap cepat masih menjadi perdebatan, tapi pada umumnya dokter memberi batasan 2 menit. Jika anda berejakulasi kurang dari 2 menit pada hampir setiap kesempatan anda berhubungan intim, maka anda dikategorikan mengalami ejakulasi dini.

Ciri-Ciri Ejakulasi Dini

Seorang pria penderita ejakulasi dini sulit dideteksi secara fisik saja, tapi meski demikian terdapat beberapa ciri ejakulasi dini yang mungkin saja dirasakan oleh penderita. Pria yang mengalami ejakulasi dini biasanya akan mengalami satu atau lebih dari ciri-ciri berikut ini:

  1. Memiliki dorongan seks yang kuat dan ingin segera dipenuhi.
  2. Penis mudah ereksi dan juga mudah berejakulasi.
  3. Ereksi penis berlangsung cukup singkat.
  4. Pada umumnya penis akan loyo setelah fase ejakulasi terjadi.
  5. Pria mencapai orgasme lebih dulu daripada pasangannya.

Ciri-ciri ejakulasi dini di atas tidak mengikat. Artinya bisa saja terjadi seorang pria mengalami salah satu dari ciri di atas tapi dia tidak mengalami ejakulasi dini. Namun secara umum, pria yang memiliki gangguan seksual ejakulasi dini akan mengalami lima ciri di atas secara bersamaan.

Terkadang seorang pria merasa senang karena ereksinya dapat terjadi dengan cepat dan spontan. Betul ini kabar baik karena kemungkinan besar anda terbebas dari masalah disfungsi ereksi.

Kabar buruknya adalah ereksi yang terlalu cepat bisa jadi adalah pertanda anda memiliki sistem syaraf yang sangat responsif terhadap rangsangan. Baru sedikit dirangsang, penis langsung mengeras dan tegang akibatnya gairah meningkat padahal hubungan seksual belum terjadi.

Akibatnya ketika penetrasi penis dilakukan, gairah seks sudah ditingkat paling tinggi menyebabkan anda mengalami orgasme dan berejakulasi dengan cepat.

Beberapa terapis seks yang lain juga membuat kriteria atau ciri ejakulasi dini yang lebih spesifik. Seorang pria dikatakan menderita ejakulasi yang terlalu cepat apabila pria tersebut memenuhi satu atau lebih ciri di bawah ini:

  1. Hubungan seks hanya berlangsung kurang dari 2 menit. Dengan kata lain, penis sudah berejakulasi dalam 2 menit penetrasi penis di dalam vagina.
  2. Penis hanya mampu melakukan kurang dari 20 gerakan seksual di dalam vagina. Gerakan seksual meliputi goyangan, tusukan dalam, tusukan dangkal, dan lain-lain.
  3. Pria tidak mampu memuaskan pasangannya pada lebih dari 50% hubungan seksual yang dilakukan. Pada umumnya wanita membutuhkan waktu yang lebih lama untuk mencapai orgasme ketimbang pria, sehingga pria yang terlalu cepat selesai dan tidak tahan lama tidak akan mampu memuaskan pasangannya.

Demikian beberapa ciri dan tanda-tanda ejakulasi dini pada seorang pria, selanjutnya kita perlu juga mengetahui jenis-jenis ejakulasi dini ini berdasarkan tingkat keparahannya. Setelah mengetahui jenisnya, anda bisa memeriksa diri anda sendiri, termasuk jenis ejakulasi dini mana yang anda derita.

Jenis-Jenis Ejakulasi Dini

ciri, jenis, dan penyebab ejakulasi dini

Ciri dan penyebab ejakulasi dini. Foto: Google

Ejakulasi dini merupakan salah satu jenis gangguan fungsi seksual (disfungsi seksual) yang dialami kaum pria dari segala usia. Pria yang masih muda ataupun sudah tua bisa mengalami ejakulasi yang terlalu cepat. Tetapi ejakulasi dini yang terjadi pada satu orang pria tidak akan sama persis dengan pria lainnya.

Ada pria yang masih bisa melakukan hubungan seks penetratif meskipun hanya beberapa detik, dan ada juga kasus dimana hubungan seks tidak bisa dilanjutkan karena sperma terlanjur keluar tanpa bisa ditahan padahal penis baru saja menyentuh bibir vagina bagian luar.

Berdasarkan tingkat keparahannya, ejakulasi dini dibagi menjadi beberapa jenis, yaitu:

  1. Ejakulasi dini ringan. Pada jenis ejakulasi dini ini penis mengalami ejakulasi beberapa saat setelah penis melakukan penetrasi singkat ke dalam vagina dan membuat gerakan seksual.
  2. Ejakulasi dini sedang. Kondisi ini ditandai dengan penis langsung mengalami ejakulasi ketika penis baru saja masuk ke dalam vagina.
  3. Ejakulasi dini berat. Pria yang mengalami ejakulasi dini berat biasanya mengalami ejakulasi sebelum pria tersebut melakukan penetrasi ke dalam vagina.

Karena tingkat keparahan yang berbeda-beda, maka seorang pria yang mengalami gangguan seksual ini membutuhkan cara penyembuhan yang berbeda-beda pula.

Penyebab Ejakulasi Dini

Hubungan intim suami-isteri merupakan bagian penting pembentuk kebahagiaan rumah tangga. Oleh karena itu, setiap pria seharusnya memahami dengan baik hal-hal apa saja yang bisa menyebabkan ejakulasi dini terjadi. Cara mengatasi ejakulasi dini tergantung penyebab dan tingkat keparahannya.

Lalu, hal apa saja yang bisa menyebabkan seorang pria mengalami ejakulasi yang terlalu cepat? Ejakulasi dini bisa disebabkan oleh beberapa faktor. Faktor penyebab tersebut dibagi menjadi faktor fisik dan kejiwaan atau psikis dari seorang pria, maupun kombinasi keduanya. Penyebab ejakulasi dini diantaranya adalah sebagai berikut:

  1. Berkurangnya produksi hormon seksual pria.
  2. Gangguan sistem syaraf.
  3. Kecemasan dan kegelisahan selama berhubungan seks.
  4. Ketidakmampuan pria mengendalikan rangsangan seksual.

Dengan mengetahui beberapa hal yang bisa menyebabkan ejakulasi dini, setiap pria bisa menyiapkan dirinya sebaik mungkin agar hubungan seks dengan pasangan tetap berlangsung mesra dan tahan lama. Kepuasaan hubungan seksual antara suami dan istri merupakan pengikat kebahagiaan keluarga.

Cara Mengatasi Ejakulasi Dini

Setelah mengetahui penyebab dan ciri-ciri ejakulasi dini, sekarang kita perlu juga mengetahui bagaimana cara mengatasi ejakulasi dini. Hal ini penting agar kita bisa terbebas dari gangguan tersebut secepatnya.

Nah para suami bisa melakukan 4 cara ini agar membantu untuk mengatasi ejakulasi dini ketika bercinta.

  1. Hindari Kebiasaan Buruk Onani

Banyak diskusi dikalangan akademik dan dokter yang menyebut kebiasaan masturbasi/onani dapat menyebabkan ejakulasi dini dan gangguan seksual lainnya, jika dilakukan secara berlebih.

Onani merupakan aktivitas mendapatkan orgasme dengan cara sendiri alias tidak dengan pasangan. Jika terlalu sering melakukannya, sistem saraf pria akan terbiasa hanya menerima rangsangan visual atau mental (pikiran erotis) ketimbang menerima rangsangan fisik.

  1. Aturlah Pikiran

Percaya atau tidak, bercinta didasari dengan kekuatan pikiran. Jika kita sudah fokus dan pikiran kita memang sedang tegang ke kegiatan ini, hasilnya kita akan cepat mengalami orgasme. Lain halnya jika pikiran kita dialihkan ke hal lain, maka itu akan membantu untuk meredakan ejakulasi dini.

tips pasutri

Jika sedang bercinta dengan istri, cobalah untuk mengalihkan pikiran ke hal lain selain bercinta. Misalnya memikirkan tentang sepak bola, berita di TV, makan di restoran, atau lainnya.

Dengan begitu, selain akan membuat bercinta menjadi lama, juga tentunya istri pun akan mendapatkan kupuasan yang jauh lebih lama dibanding jika kita fokus memikirkan seks.

  1. Tekan Mister P ketika Bercinta

Terjadinya ejakulasi adalah adanya gesekan yang banyak pada batang penis. Ya karena penis yang masih memiliki rangsangan kuat, biasanya akan dengan cepat mengalami ejakulasi ketika terjadi penetrasi yang berulang kali.

Nah untuk menghindari ejakulasi dini dan ingin lebih tahan lama, cobalah untuk tidak menggerakkan penis ketika anda berada di ujung orgasme lalu tekan batang mister P untuk meredakan rangsangan seksual.

  1. Mungkin Gunakan Obat

Untuk cara terakhir adalah dengan menggunakan obat, baik itu yang alami atau yang kimia. Namun harus diingat, penggunaan obat-obatan ini harus dikonsultasikan terlebih dahulu dengan dokter. Jangan sampai kita asal mengonsumsi obat-obatan, tanpa tahu efek sampingnya di kemudian hari.

Demikian beberapa informasi penting seputar ejakulasi prematur, mulai dari definisi, gejala dan ciri-ciri ejakulasi dini, jenis, penyebab, sampai bagaimana cara mengatasi ejakulasi dini. Semoga artikel ini bisa bermanfaat bagi Anda.

***
Bagaimana Anda dapat bertahan 30-60 menit lebih lama di Ranjang dan secara Permanen Menyembuhkan Ejakulasi Dini. Ingin tahu caranya? Klik disini!

loading...