Perkembangan Janin Pada Masa Kehamilan Trimester Kedua (Minggu Ke 13 – 28)

Memasuki masa trimester kedua memang mendebarkan. Bagaimana tidak, jika pada trimester pertama dulu, Anda harus mengalami mual, muntah, bahkan sakit kepala sepanjang hari, kini semua itu akan berkurang.

Pada trimester kedua Anda akan merasa lebih nyaman dalam beraktivitas tanpa gangguan mual dan muntah lagi. Janin yang di dalam tubuh juga semakin berkembang.

Sebagaimana kita tahu bersama bahwa proses kehamilan pada manusia dibagi menjadi 3 periode triwulan. Triwulan pertama adalah usia janin 1-3 bulan, triwulan kedua pada bulan 4-6, dan triwulan ketiga adalah usia calon bayi 7-9 bulan.

Pada artikel sehatki.com sebelumnya kita telah membahas tanda-tanda awal kehamilan dan cara memastikan terjadinya kehamilan. Maka artikel kali ini akan menjelaskan perkembangan janin pada trimester kedua, yaitu usia kehamilan minggu ke-13 hingga minggu ke-28.

Proses apa saja yang terjadi dalam kandungan seorang wanita pada trimester kedua? Sejak usia kandungan berapa bulan seorang janin memiliki nyawa? Apakah mual-mual di pagi hari masih terjadi pada kehamilan trimester kedua? Berikut ini penjelasan lengkapnya.

Masa Kehamilan Trimester Kedua

Untuk mengetahui kondisi perkembangan janin, ibu hamil bisa melakukan tes ultrasonografi (USG) supaya bisa memantau tumbuh kembang janin secara akurat.

Disarankan agar ibu hamil melakukan tes USG minimal tiga kali dalam satu kehamilan agar bisa mendeteksi kemungkinan cacat bayi sejak awal.

Perkembangan janin bayi pada usia trimester kedua merupakan tahap yang tidak kalah penting selain trimester pertama.

Wanita hamil tetap harus mengkonsumsi makanan bergizi dalam jumlah seimbang agar ibu dan calon bayi berada dalam kondisi sehat.

Perkembangan Janin Pada Bulan Keempat Trimester Kedua

Bulan ke 4 trimester kedua masa kehamilan.

Bulan ke 4 masa kehamilan. Gambar: tommys.org

Meski Anda mengalami mual-mual di pagi hari dan berhenti datang bulan, namun hal itu bukan menjadi pertanda pasti sebuah proses kehamilan. Untuk mengecek apakah Anda sudah benar-benar hamil, sebaiknya diperiksa melalui uji hormon kehamilan.

Nah, pada bulan keempat inilah tes hormon kehamilan bisa menunjukkan akurasinya. Perasaan mual dan ingin muntah masih terjadi pada bulan keempat kehamilan sebagai tanda bahwa Anda sedang berbadan dua.

Ketepatan tes kehamilan pada bulan keempat hasilnya lebih baik daripada tiga bulan masa awal kehamilan karena pada masa ini blastokista menghasilkan hormon kehamilan yang disebut Human Chorionic Gonadotrophin (HCG).

HCG dapat terdeteksi dalam urine dan darah. Namun untuk akurasi pemeriksaan kehamilan lebih baik melalui tes darah karena hasil tes urine menggunakan testpack biasanya seringkali meleset atau tidak tepat.

Menginjak bulan keempat masa kehamilan atau memasuki trimester kedua, blastokista mengalami perkembangan menjadi sebuah embrio.

Embrio dalam kandungan seorang wanita memiliki jaringan yang akan membentuk organ tubuh, tubuh, kaki dan tangan calon bayi. Secara umum, jaringan embrio dibagi menjadi 3 lapisan, yaitu:

a. Endoderm.
Endoderm adalah lapisan paling dalam embrio manusia yang akan berkembang membentuk organ hati, paru-paru, pankreas dan sistem pencernaan ketika menjadi bayi hingga tumbuh dewasa.

b. Mesoderm.
Mesoderm adalah lapisan tengah embrio manusia yang akan berkembang membentuk otot, tulang, jantung, ginjal dan pembuluh darah untuk tumbuh kembang manusia sampai masa dewasa.

c. Ektoderm.
Ektoderm adalah lapisan paling luar embrio manusia yang akan berkembang membentuk rambut, email gigi, kulit, sistem syaraf dan lensa mata sebagai manusia normal hingga tumbuh dewasa.

Keajaiban Tuhan terjadi dalam proses ini karena setiap jaringan memiliki pertumbuhan yang menakjubkan sesuai fungsinya masing-masing.

Bahkan ilmu pengetahuan pun belum mampu menyingkap rahasia mengapa setiap lapisan jaringan memiliki arah pertumbunhan yang berbeda.

Maka tak mengherankan bila leluhur kita mengajarkan agar wanita lebih banyak bersedekah pada masa kehamilan sebagai ungkapan syukur sekaligus harapan agar janin berkembang secara normal.

Ada banyak hal menakjubkan yang akan terjadi di minggu ke empat trimester kedua ini. Berikut adalah beberapa hal menakjubkan tersebut:

  1. Pada minggu ke 13, janin Anda akan memiliki pertumbuhan sekitar 65-78 mm dengan berat 20 gram. Pada bagian leher juga telah tumbuh dengan sempurna. Begitu pula otot-otot pada leher. Bagian mata, telinga, dan kulit juga semakin mendekati bentuk yang sempurna.
  2. Sedangkan di minggu ke 14, janin Anda akan mulai memberikan respon pada suara dan cahaya dari luar. Janin juga sudah mulai bernafas dan mengisap jempolnya. Aktivitas ini akan menyebabkan banyaknya cairan yang masuk ke dalam pencernaannya, namun jangan khawatir karena hal ini normal dan justru akan membantu pencernaannya di kala lahir nanti.
  3. Di minggu ke 15, janin Anda akan lebih aktif bergerak di dalam rahim. Ia sudah mulai bisa memutar kepala dan membuka mulutnya. Bukan hanya pergerakan kepala, tapi juga kaki dan tangannya mulai aktif bergerak pula. Detak jantung juga akan semakin cepat dan kuat. Jantungnya akan memompa sekitar 2,4 liter darah per hari ke seluruh tubuhnya. Pada minggu ini, Anda juga sudah mulai bisa melakukan tes antenatal melalui USG atau tes darah untuk mengetahui adanya kelainan seperti down syndrome atau tidak pada bayi Anda.
  4. Perkembangan hormon reproduksi janin Anda juga mulai sempurna, kelenjar prostat atau ovarium akan mulai bekerja. Bagian tulang rusuk juga mengalami perkembangan dan tampak mulai solid.

Perkembangan Janin Pada Bulan Kelima

Janin usia 17 minggu masa kehamilan

Janin usia 17 minggu masa kehamilan

Pada bulan kehamilan ini seorang wanita hamil mengalami perubahan bentuk payudara menjadi lebih besar, selera makan yang berubah dan mual-mual di pagi hari.

Secara fisik, tubuh wanita hamil pada bulan kelima mulai terlihat membesar akibat penambahan berat badan.

Payudara juga ikut membesar sebagai persiapan menghasilkan Air Susu Ibu (ASI) bagi bayi. Para wanita hamil mulai merasakan pinggangnya melebar sehingga membutuhkan pakaian khusus ibu hamil.

Pada usia kehamilan lima bulan, janin sudah terbentuk dengan jelas dengan bagian-bagian depan, belakang, atas, bawah, kiri dan kanan. Tabung syaraf juga telah terbentuk pada daerah punggung dan menyerupai bentuk melengkung.

Tabung syaraf inilah yang akan berkembang membentuk bagian otak dan sumsum tulang belakang manusia. Oleh karena itu, usia kehamilan lima bulan masih rawan terjadi keguguran karena perkembangan janin dalam rahim belum sempurna.

Selain sumsum tulang belakang, organ tubuh lain yang mulai terbentuk adalah jantung. Bakal jantung berbentuk menyerupai tonjolan dan memiliki aliran pembuluh darah yang belum mampu bekerja secara sempurna.

Selain jantung, otak depan pun telah terbentuk pada kehamilan usia lima bulan sebagai perkembangan dari ujung tabung syaraf.

Makanan yang bergizi seimbang dan dalam jumlah cukup bisa membantu perkembangan otak calon bayi sehingga bayi bisa terlahir dengan kondisi normal dan selamat.

Berikut ini perkembangan janin usia 5 bulan dalam kandungan:

  1. Di minggu ke 17, janin Anda mulai memiliki alis dan rambut di kepalanya. Kuku-kuku jari juga mulai terbentuk, tapi masih berada di bawah permukaan kulit. Pertumbuhan kuku akan selesai dengan sempurna hanya dalam 3 hari ke depan.
  2. Lalu pada minggu ke 18, janin Anda akan mulai mengenali suara Anda dan orang di sekitarnya. Maka dari itu, Anda disarankan mulai memperdengarkan lantunan ayat suci atau musik klasik yang akan meningkatkan kinerja otak ataupun memori janin Anda. Gerakan janin juga mulai bisa Anda rasakan saking aktifnya. Sedangkan perkembangan pencernaannya semakinbaik dengan berfungsinya ginjal dalam memproduksi urin.
  3. Memasuki minggu ke 20, janin Anda akan memiliki berat sekitar 300 gram dengan panjang 20 cm. Kepala janin sudah bisa tegak karena otot leher telah kuat. Kulit yang tadinya trasnparan kini mulai berwarna. Sumsum tulang belakangnya juga mulai menghasilkan sel darah merah.

Perkembangan Janin Pada Bulan Keenam (Trimester Kedua)

Minggu ke 21 trimester kedua perkembangan janin

Minggu ke 21 trimester kedua perkembangan janin

Saat usia kehamilan seorang wanita menginjak bulan keenam maka perasaan wanita tersebut sangat sensitif. Maka tidak mengherankan wanita hamil enam bulan mudah tersinggung dalam pembicaraan sehari-hari.

Keluhan lain yang dialami wanita pada kehamilan enam bulan adalah mual-mual, mudah lelah dan pusing. Beberapa keluhan tersebut terjadi akibat peningkatan produksi hormon progesteron dalam tubuh wanita hamil.

Cara mengatasi masalah psikologis wanita hamil pada tahap ini adalah dengan banyak istirahat sehingga fisiknya tidak mudah lelah.

Hal paling penting dalam perkembangan janin pada bulan keenam kehamilan seorang wanita adalah mulai berfungsinya jantung janin. Detak jantung berlangsung untuk pertama kali dalam hidup janin.

Hal-hal berikut yang terjadi pada janin di bulan ke-6 kehamilan:

  1. Di minggu ke 21, janin mempunyai lemak yang lebih banyak pada tubuhnya dan ia telah memiliki sidik jari.
  2. Minggu ke 22, Anda akan merasakan gerakan yang jauh lebih aktif karena bayi Anda mulai menjelajah di dalam dunianya. Tangan dan kakinya yang bergerak kesana kemari akan memberikan sensasi menakjubkan bagi Anda. Ia juga telah memiliki siklus tidur yang teratur.
  3. Kelopak mata bayi Anda akan mulai terpisah di minggu ke 24. Panjang bayi juga telah mencapai 30-32 cm dengan berat 700 gram. Alis dan bulu mata juga semakin tampak nyata dan lebat.
  4. Di akhir minggu ke 28, bayi Anda akan memiliki berat sekitar 1 kg dengan panjang 35 cm. Hampir semua organ telah terbentuk dengan sempurna, begitu pula dengan sistem imunnya. Ia mulai memproduksi sistem kekebalan tubuh yang mampu melawan bakteri dan virus yang masuk ke dalam tubuh.

Masyarakat umum lebih mengenal hal ini dengan mengatakan bahwa janin telah memiliki nyawa. Keajaiban makhluk ciptaan Tuhan benar-benar luar biasa.

Janin berusia enam bulan mampu menampakkan tanda-tanda kehidupan berupa detak jantung. Jantung tersebut akan berhenti hanya bila manusia telah mengalami kematian.

Disamping jantung mulai berfungsi, perkembangan janin pada trimester kedua ditandai dengan pembentukan bakal tangan, kaki dan mata. Kondisi janin makin membesar dan memiliki tulang ekor yang terbentuk secara jelas.

Tips-Tips Menjalani Kehamilan Trimester Kedua

Begitu pesat perkembangan janin Anda di trimester kedua ini, bukan? Untuk menunjang dan meningkatkan perkembangan janin Anda sebaiknya konsumsi makanan bergizi seimbang, terutama yang mengandung banyak zat besi.

Di trimester kedua ini, Anda akan memerlukan lebih banyak zat besi karena volume darah yang dikirim ke janin meningkat sekitar 40-60% yang akan digunakan untuk megantarkan nutrisi makanan dan oksigen.

Begitu pula dengan nutrisi lainnya, terutama asam lemak omega 3 yang berfungsi meningkatkan perkembangan otak bayi serta mencegah terjadinya cacat otak.

Konsumsi makanan sehat dan seimbang seperti telur, ikan, yoghurt, kedelai, daging sapi, dan alpukat untuk memenuhi kebutuhan nutrisi bayi. Pastikan juga Anda mengkonsumsi air putih yang cukup agar tubuh selalu segar.

Tubuh Anda yang kembali bersemangat dan segar dapat Anda manfaatkan untuk melakukan berbagai rutinitas yang mungkin tidak bisa Anda lakukan pada trimester pertama.

Misalnya Anda bisa mulai berbelanja baju-baju hamil yang modis sambil jalan-jalan, atau berkumpul bersama teman-teman arisan.

Lakukan kegiatan yang positif dan memberikan kebahagiaan dan kenyamanan bagi Anda. Namun ingat untuk selalu membatasi beban kegiatan, istirahatlah ketika Anda telah merasa lelah.

Pada trimester kedua ini, Anda juga bisa kembali berhubungan intim dengan suami  Anda. Jika di waktu trimester pertama libido Anda menurun drastis akibat mual dan muntah, di trimester kedua ini justru libido Anda semakin meningkat.

Buat momen ini  untuk mempererat hubungan Anda karena di trimester ketiga nanti mungkin akan sedikit sulit akibat perut yang lebih besar.




Meskipun perut dan tubuh Anda semakin membesar, wajah dan tubuh Anda justru memancarkan aura yang jauh lebih bersinar. Mungkin dikarenakan kebahagiaan yang Anda rasakan selama kehamilan.

Lakukan olahraga ringan agar tubuh tetap segar bugar. Lakukan juga senam kegel untuk melatih jalan lahir si bayi yang semakin mendekati HPL.

Perut yang semakin besar tentunya juga akan membuat beban yang Anda bawa menjadi lebih berat. Pastikan untuk selalu lebih waspada pada pergerakan Anda, misalnya ketika Anda mengangkat beban.

Lakukan dengan posisi jongkok dan punggung tegak lurus secara perlahan. Jangan buat gerakan yang mendadak karena akan membuat bayi menjadi tertekan dan depresi.

Perut yang besar juga akan berakibat pada pinggang yang lebih mudah sakit. Usahakan untuk tidak berdiri atau duduk terlalu lama, tidur di kasur yang agak keras dan rata, kompres bagian pinggang yang sakit dengan kompres hangat, perbanyak minum air putih, dan mandi dengan air hangat. Cara tersebut ampuh untuk mengurangi rasa sakit pada bagian pinggang.

Demikianlah artikel mengenai perkembangan janin pada trimester kedua ini. Semoga artikel sehatki.com ini bermanfaat dan dapat menjadi referensi bagi Anda yang akan segera menjadi seorang ibu. Selamat menjalani masa kehamilan dan melahirkan yang penuh dengan kebahagiaan dan kasih sayang. Terima kasih.

***
Bagaimana Menyembuhkan Ejakulasi Dini Secara Permanen, dan Membuat Anda TAHAN LAMA di Ranjang. Ingin tahu caranya? Klik disini!

Loading...

Leave a Reply