16 Penyebab Keputihan pada Wanita

Keputihan adalah hal yang normal dialami kaum wanita. Ada banyak faktor penyebab keputihan tetapi yang paling umum adalah masalah kebersihan (higienitas) yang dapat memicu infeksi.

Keputihan merupakan sebuah proses alamiah yang terjadi dalam tubuh dan ditandai dengan keluarnya cairan putih dari vagina. Kecuali disebabkan oleh penyakit, semua keputihan adalah normal dan akan sembuh dengan sendirinya.

Ada dua jenis keputihan yaitu keputihan normal dan abnormal atau yang disebabkan penyakit tertentu.

Terdapat ciri khusus yang patut diwaspadai pada keputihan abnormal. Beberapa ciri tersebut di antaranya adalah cairah yang keluar berbau busuk, berwarna selain putih atau bening yang dapat berupa hijau, kuning atau bahkan berdarah, adanya rasa gatal dan panas serta nyeri saat kencing.

Ada banyak ramuan yang dapat mengobati keputihan, tapi jika tidak kunjung sembuh, maka penderita perlu mencari tahu penyebabnya. Dalam hal ini penderita perlu memeriksakan diri ke dokter.

Berikut ini adalah penyebab keputihan yang perlu dihindari.

  1. Usia
Penyebab keputihan pada wanita

Penyebab keputihan pada wanita

Usia produktif atau usia masa subur yang masih mengalami menstruasi adalah usia yang rentan mengalami keputihan.

Keputihan yang terjadi pada masa subur tersebut, baik sebelum maupun sesudah datang bulan merupakan keputihan yang normal terjadi.

Keputihan pada masa siklus menstruasi memiliki fungsi untuk mengeluarkan bakteri jahat yang terdapat di dalam tubuh dan juga berguna untuk pembersihan sel yang sudah mati.

Jika Anda mengalami keputihan pada usia muda sebelum Anda menstruasi, maka bisa jadi keputihan tersebut merupakan indikasi adanya infeksi atau hal yang tidak normal yang terjadi di dalam tubuh Anda.

Periksakan hal ini pada ahli medis agar mendapat pertolongan pertama.

  1. Pakaian dalam yang terlalu ketat

Menggunakan pakaian dalam yang ketat pres bodi memang tidak disarankan di dunia kesehatan. Hal ini dikarenakan dapat menyebabkan keputihan pada wanita.

Pakaian dalam yang terlalu ketat dapat membuat area intim Anda menjadi lembab dan menjadi sarang tumbuhnya jamur  atau bakteri penyebab keputihan.

  1. Stress

Stres merupakan salah satu penyebab segala macam penyakit yang menyerang seseorang, termasuk keputihan.

Stress mempengaruhi sistem saraf yang dampaknya secara langsung juga memberi efek pada keseimbangan hormon di dalam tubuh.

Jika hormon tubuh wanita terganggu dan tidak stabil, maka yang menjadi salah satu tandanya adalah wanita tersebut mengalami keputihan.

  1. Kelelahan

Seperti halnya stres, kelelahan jasmani yang dialami oleh wanita juga dapat membuat pikiran dan hormon menjadi terganggu kestabilannya dan tidak seimbang. Keadaan hormon yang tidak stabil adalah salah satu penyebab terjadinya keputihan.

  1. Pantiliner

Penggunaan pantiliner ternyata dapat menghalangi udara untuk masuk ke vagina. Terhalangnya udara tersebut dapat membuat vagina lembab dan berkeringat, layaknya ventilasi udara di dalam ruangan, seperti penggunaan pakaian dalam ketat.

Kondisi area kewanitaan yang lembab dan berkeringat tersebut dapat menyebabkan berkembangnya kuman dan bakteri jahat yang tinggi sehingga risiko keputihan akan semakin meningkat.

  1. Berendam di air panas

Selain kondisi lembab, keadaan area kewanitaan yang hangat dengan intensitas yang terlalu lama juga dapat meningkatkan jumlah jamur. Sehingga dengan alasan tersebut disarankan agar Anda tidak terlalu lama berendam di air hangat, misalnya berendam sampai berjam-jam lamanya.

  1. Mengonsumsi makanan penyebab keputihan

Selain masalah internal dari dalam tubuh seperti lelah dan stres, ternyata makanan dan minuman juga dapat menjadi penyebab seorang wanita mengalami keputihan.

Pada intinya makanan dan minuman penyebab keputihan tersebut dapat membuat keluarnya cairan dalam jumlah tinggi dan membuat celana mudah lembab sebagai tempat berkembangnya jamur.

Beberapa makanan maupun minuman penyebab keputihan tersebut antara lain nanas, anggur, pisang, mentimun, makanan hasil fermentasi seperti tape singkong, keju, jamur, saos tomat, makanan kaleng, soda dan makanan pedas.

  1. Menggunakan KB

KB memiliki efek yang besar pada kondisi hormon seorang wanita, baik itu suntik KB maupun pil KB. Untuk itulah KB dapat juga menjadi faktor penyebab keputihan.

Keadaan hormon yang terganggu karena penggunaan KB inilah yang menjadi penyebab seorang wanita mengalami keputihan.

Tak hanya suntik maupun pil, penggunaan alat kontrasepsi spiral juga dapat menyebabkan seseorang wanita mengalami keputihan.

Hal ini dikarenakan spiral yang ditempatkan pada rahim menyebabkan perubahan kondisi di dalam rahim wanita.

Spiral tersebut akan terdeteksi sebagai benda asing yang masuk dalam tubuh sehingga membuat rahim merespon kondisi itu dengan mengelurakan cairan keputihan yang berlebih.

  1. Aktivitas Seksual Berlebih

Adanya aktivitas seksual berlebih seperti misalnya bergonta-ganti pasangan juga dapat menyebabkan keputihan berjenis patologis.

Tidak setia pada satu pasangan dapat membuat kebersihan daerah kewanitaan tidak terjaga sehingga bakteri dan kuman dapat masuk denganmudah dan menjadi penyebab keputihan.

Selain itu aktivitas seksual berlebih dengan satu pasangan dengan intensitas yang memang tidak wajar juga menyebabkan keputihan.

Sehingga membuat sel-sel mati meningkat dan membuat keputihan meningkat intensitasnya. Untuk itu Anda perlu mengatur jadwal seksual agar lebih wajar jadwalnya.

  1. Area pribadi tidak terjaga kebersihannya

Keputihan juga dapat disebabkan jika organ intim Anda tidak bersih. Seperti yang banyak diketahui, organ intim yang tidak bersih dapat menyebabkan berkembangnya bakteri, jamur maupun kuman yang tinggi.

Kuman tersebut dapat berasal dari tangan yang tidak terjaga kebersihannya dan digunakan untuk menyentuh vagina sebelum dibersihkan, seperti misalnya menggaruk. Kuman itulah yang menyebabkan keputihan, bahkan bisa jadi keputihan abnormal.

Faktanya, vagina wanita memiliki bakteri baik yang berfungsi menjaga keseimbangan kadar asam dalam vagina.

Akan tetapi vagina yang terlalu bersih dapat membuat bakteri jahat mengganggu bakteri baik dan hal inilah yang menjadi penyebab utama keputihan.

  1. Area wanita yang lembab dan berjamur

Area wanita yang tidak kering dan cenderung lembab dapat terjadi karena beberapa hal, seperti misalnya tidak dikeringkan seusai buang air, berkeringat dan penggunaan celana yang ketat.

Keadaan yang lembab ini merupakan tempat yang disukai jamur untuk berkembang biak, sehingga pertumbuhannya cepat dan tidak terkendali.

Perkembang biakkan jamur yang tinggi dapat menyebabkan keputihan. Oleh sebab itu wajib hukumnya untuk mengeringkan area intim wanita setelah dari kamar mandi atau toilet.

  1. Bakteri vaginosis

Bakteri vaginosis memiliki kemampuan untuk mengganggu keseimbangan cairan yang terdapat di dalam tubuh.

Hal ini membuat orang yang sedang keputihan dan memiliki bakteri vaginosis mengeluarkan cairan berjumlah banyak hingga tak terkendali.

Keputihan terus menerus ini akan dapat membuat celana Anda lembab sehingga disenangi bakteri dan jamur lain untuk berkembang.

  1. Adanya gejala penyakit tertentu

Penyebab keputihan, terutama untuk keputihan yang tidak normal merupakan tanda terdapatnya penyakit tertentu dalam tubuh.

Penyakit yang muncul dengan ditandai keputihan pada awal mulanya antara lain adalah trikomoniasis, ragi monolia, uretritis hingga HPV.

  1. Keputihan Akibat Tumor atau Kanker Kandungan

Salah satu gejala adanya tumor ganas di kandungan adalah munculnya cairan berwarna putih yang disertai bau busuk dan bercak darah.

Perhatikan apabila gejala keputihan ini disertai dengan perasaan tidak nyaman di bagian bawah perut, siklus hadi tidak lancar, demam, berat badan menurun drastis, dan sering lemas, maka ada kemungkinan terjadi pertumbuhan sel tidak normal di dalam kandungan.




  1. Keputihan Karena Usia Lanjut

Seiring dengan usia yang semakin bertamabah, lapisan vagina juga makin menipis sehingga terkadang keluar cairan keputihan yang disertai bercak darah.

Wanita yang belum mengalami pubertas juga dapat mengalami hal yang sama. Begitu pula pada wanita yang mengidap penyakit diabetes atau mereka-mereka yang telah memasuki masa menopause.

  1. Keputihan Akibat Benda Asing di Vagina

Meskipun ukurannya kecil, vagina tetaplah sebuah lubang yang memungkinkan masuknya benda-benda asing seperti kapas, kondom, bekas pembalut.

Benda-benda asing ini sangat mungkin menjadi penyebab keputihan abnormal pada wanita.

Demikian 16 penyebab keputihan yang paling umum, baik itu keputihan normal maupun tidak normal.

Pada dasarnya untuk menghindari keputihan Anda perlu menjaga kebersihan area kewanitaan dan mengonsumsi makanan yang tidak menyebabkan keputihan.

***
LADYFEM: Herbal Istimewa rekomendasi Dr Boyke. Mengatasi masalah kewanitaan seperti Keputihan, nyeri haid, kista, frigid, kurang gairah, dan cegah Kanker Serviks. Klik disini untuk order!

Loading...

2 Comments


  1. ida 2 Agustus 2011
  2. tyqa 16 Maret 2013

Leave a Reply